KPU minta petugas PPS kejar pemilih invalid

Jum'at, 15 November 2013 - 13:38 WIB
KPU minta petugas PPS...
KPU minta petugas PPS kejar pemilih invalid
A A A
Sindonews.com - Masuk hari ke 11 pasca penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara nasional, Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus berupaya melakukan perbaikan dan pembersihan 10,4 juta pemilih bermasalah atau invalid.

KPU telah perintahkan para petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di daerah untuk mendata ulang pemilih invalid terutama pemilih tanpa Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Menurut Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, petugas PPS berkewajiban menyertakan identitas lengkap seperti by name by addres. Selanjutnya, jika terbukti pemilih itu lengkap atau valid, maka langsung dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) langsung di tempat.

"PPS dapat mencoret pemilih yang NIK invalid dengan alasan meninggal dunia, pindah domisili, menjadi anggota TNI/Polri, belum cukup umur dan belum pernah kawin," ujar Ferry, di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (15/11/2013).

Tak sampai disitu, menurut Ferry, tugas PPS berikutnya adalah membuat rincian rekapitulasi hasil temuannya di lapangan secara manual sebelum disetorkan kepada KPU pusat.

Ferry menegaskan, petugas PPS harus membuat BAP dengan berbagai catatan-catatan seperti jumlah pemilih NIK invalid yang tidak memiliki identitas kependudukan, jumlah pemilih NIK invalid yang diperbaiki atau diperoleh dari identitas kependudukan pemilih, dan jumlah pemilih NIK invalid yang tidak memenuhi persyaratan.

“Petugas juga melakukan verifikasi ulang di rumah tahanan, lembaga pemasyarakatan, pesantren, asrama mahasiswa, rumah susun dan apartemen,” jelas Ferry.

Sebelumnya, KPU diberikan waktu selama 30 hari untuk melakukan perbaikan dan pembersihan DPT bermasalah. Adalah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Partai Politik yang merekomendasikan hal itu sebelum dilakukan rekapitulasi ulang secara nasional pada 4 Desember mendatang.

Baca berita:
SBY minta DPT akurat
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Perdagangan Karbon Dimulai,...
Perdagangan Karbon Dimulai, Menhut Dinilai Memiliki Peran Strategis
DPR Minta Kejagung Bentuk...
DPR Minta Kejagung Bentuk Tim Penyidik Independen yang Tidak Terafiliasi Febrie Adriansyah
Don Ritto Jadi Tersangka...
Don Ritto Jadi Tersangka Kasus Korupsi yang Jerat Eks Jampidsus, Ditahan di Rutan Polda
Rudi Margono Jadi Plt...
Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus, Ini Rekam Jejak Pemikirannya tentang Perampasan Aset
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR Bentuk Panja Pengawasan 3 Kasus Korupsi yang Libatkan Eks Jampidsus
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved