KPU kewalahan data pemilih di negara basis TKI

Selasa, 12 November 2013 - 14:08 WIB
KPU kewalahan data pemilih...
KPU kewalahan data pemilih di negara basis TKI
A A A
Sindonews.com - Jumlah pemilih luar negeri sebanyak 2.010.280, dianggap masih kurang oleh berbagai kalangan. Sebab, tingkat pemilih tak jauh berbeda dari pemilihan umum (pemilu) sebelumnya.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hadar Nafis Gumay mengatakan, pihaknya mengaku kewalahan dalam mendata pemilih luar negeri yang menjadi basis Tenaga Kerja Indonesia (TKI), seperti di Malaysia dan Arab Saudi.

Hadar menjelaskan, banyaknya jumlah TKI yang mendiami dua negara tersebut, tak mudah dicari identitasnya. Selain itu, para TKI juga tak jarang tersandung masalah hukum di sana.

"Tapi kalau di tempat itu (Arab Saudi dan Malaysia) karena tindakan kriminal, ada persoalan budaya," kata Hadar di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2013).

Selain itu, para TKI yang berdomisili di negara penampung TKI seperti Malaysia dan Arab Saudi, warga kesulitan untuk mendaftar sebagai pemilih. Pasalnya, sang majikan susah untuk memberi kemudahan bagi TKI untuk menjalin komunikasi keluar.

"Jadi di Saudi Arabia itu, TKI kita enggak diizinkan untuk berkomunikasi keluar oleh masyarakat di sana, oleh tuannya itu," ungkapnya.

Bukan itu saja, keberadaan TKI yang berpindah-pindah tempat kerja membuat KPU semakin kesulitan mendata pemilih luar negeri. Karena, TKI bisa berpindah dan tak jarang membawa serta keluarganya. "Info itu tidak tercatat, sehingga kita kesulitan," ujarnya.

Seperti diketahui, jumlah pemilih luar negeri pada pemilu periode 2004 mencapai 1,9 juta orang. Pemilu berikutnya, yakni pemilu 2009 menjadi 1,5 juta orang. Sekarang, KPU hanya menetapkan pemilih luar negeri sebanyak 2 juta lebih.

Berita terkait:
KPU tak sanggup penuhi hak pilih di LN.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved