Soal penyadapan, Istana bantah SBY cuek

Sabtu, 09 November 2013 - 15:48 WIB
Soal penyadapan, Istana...
Soal penyadapan, Istana bantah SBY cuek
A A A
Sindonews.com - Istana Kepresidenan membantah jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berdiam diri bahkan membiarkan, persoalan penyadapan yang dilakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat dan Australia di Indonesia.

Bantahan itu disampaikan oleh Staf Khusus Presiden Bidang Luar Negeri Teuku Faizasyah. Menurutnya, semua sikap yang diambil Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa atas arahan SBY.

"Beliau (SBY) sudah memberikan arahan. Semua perkembangan soal ini sudah dikomunikasikan dengan presiden, oleh Kemenlu dari awal. Apa yang dilakukan Menlu itu merupakan hasil arahan presiden," katanya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (9/11/2013).

Dalam kesempatan itu, dirinya menjelaskan kalau pasca pemanggilan kedua perwakilan negara itu, mereka (AS & Australia) akan melaporkan kepada pemerintahan masing-masing terkait sikap Indonesia tersebut.

"Mereka (AS & Australia) akan melaporkan kepada ibu kota negara. Amerika dan Australia, tidak membenarkan juga tidak membantah," tuntasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, ada dugaan skandal operasi spionase Amerika Serikat, meluas hingga ke Asia, termasuk Indonesia. AS diduga melakukan penyadapan dengan menggunakan alat yang terpasang di Kedutaan Besar AS, di Jakarta.

Hal itu terungkap dari bocoran dokumen milik bekas kontraktor National Security Agency (NSA) Edward Snowden. Mengutip laporan media Australia, smh.com.au, dari bocoran Snowden terungkap, fasilitas penyadapan AS sebanyak 90 titik yang tersebar di seluruh dunia.

Untuk wilayah, Asia Tenggara, berbagai alat penyadapan AS diduga terpasang di Kedutaan Besar di Jakarta, Kuala Lumpur, Bangkok, Phnom Penh dan Yangon.

Baca juga Ramadhan Pohan salahkan Jokowi.
(stb)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
Respons Kemlu Soal Relokasi...
Respons Kemlu Soal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved