Kemhan: Tak ada teknologi yang bisa tahu kita disadap

Jum'at, 08 November 2013 - 16:32 WIB
Kemhan: Tak ada teknologi...
Kemhan: Tak ada teknologi yang bisa tahu kita disadap
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menegaskan saat ini tidak ada teknologi yang bisa mengetahui bahwa telah disadap.

Hal demikian ditegaskan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal TNI Sisriadi Iskandar terkait isu penyadapan yang dilakukan Australia terhadap Indonesia.

"Sekarang teknologi mana yang bisa tahu kalau disadap? Ya kan. Teknologi mana yang bisa tahu kalau disadap? Enggak ada kan. Teknologi tingkat apa? Adakah teknologi yang bisa tahu kalau kita disadap? Ya kan, tidak ada. Memang tidak ada teknologinya. Kita hanya tahu mengamankan," ujar Sisriadi Iskandar saat jumpa pers usai pertemuan antara Menhan RI dengan Menhan Australia di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2013).

Dalam kesempatan yang sama, dia juga menegaskan bahwa Kemhan tidak dapat disadap.
"Sistem informasi pertahanan negara aman, karena yang pertama di enkripsi, algoritma yang kuat. Kemudian sistem kita tertutup, tidak terhubung keluar. Kemudian kita gunakan antara teknologi tinggi diintegrasikan dengan sistem pengamanan yang paling tradisional," tuturnya.

"Sehingga, misalnya orang bisa dapat signal yang kita kirimkan misalnya, dia tak bisa baca apa yang kita kirimkan," tambahnya.

Marty bantah RI lembek terhadap Australia
(lal)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved