MPR minta pemerintah klarifikasi soal penyadapan

Rabu, 06 November 2013 - 13:55 WIB
MPR minta pemerintah...
MPR minta pemerintah klarifikasi soal penyadapan
A A A
Sindonews.com - Ketua MPR RI Sidharto Danusubroto ikut berkomentar ketika ditanya mengenai isu penyadapan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Australia terhadap pemerintah Indonesia.

Ia pun meminta agar pemerintah Indonesia bisa mendesak kedua negara tersebut untuk memberikan penjelasan terkait kabar tersebut.

"Memang itu perlu ada klarifikasi, mereka ngaku bersahabat dengan kita, penyadapan tidak layak dilakukan oleh negara yang bersahabat," tegasnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2013).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga menyampaikan kalau dirinya terus mengikuti perkembangan mengenai kabar penyadapan tersebut.

Ia juga meminta agar kabar itu bisa dibicarakan di forum tingkat internasional. Pasalnya, tak hanya Indonesia saja yang disebutkan telah disadap.

"Saya ikutilah, Jerman juga disadap, ini harus dibicarakan di tingkat tinggi, tidak layak dilakukan oleh sahabat," tuntasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, ada dugaan skandal operasi spionase Amerika Serikat, meluas hingga ke Asia, termasuk Indonesia. AS diduga melakukan penyadapan dengan menggunakan alat yang terpasang di Kedutaan Besar AS, di Jakarta.

Hal itu terungkap dari bocoran dokumen milik bekas kontraktor National Security Agency (NSA), Edward Snowden. Mengutip laporan media Australia, smh.com.au, dari bocoran Snowden terungkap, fasilitas penyadapan AS sebanyak 90 titik yang tersebar di seluruh dunia.

Untuk wilayah, Asia Tenggara, berbagai alat penyadapan AS diduga terpasang di Kedutaan Besar di Jakarta, Kuala Lumpur, Bangkok, Phnom Penh dan Yangon. Pada 13 Agustus 2010, sebuah peta tidak menunjukkan fasilitas penyadapan itu terpasang di Australia, Selandia Baru, Inggris, Jepang dan Singapura, yang semuanya diketahui sebagai sekutu terdekat AS.

Baca berita:
Soal penyadapan, Pemerintah Indonesia bisa usir Diplomat AS
(kri)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved