Publik diminta tingkatkan pengawasan terhadap Hamdan Zoelva

Senin, 04 November 2013 - 09:33 WIB
Publik diminta tingkatkan...
Publik diminta tingkatkan pengawasan terhadap Hamdan Zoelva
A A A
Sindonews.com - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali diketuai oleh sosok dengan latar belakang partai politik. Hamdan Zoelva yang terpilih menggantikan Akil Mochtar diketahui pernah menjadi politikus Partai Bulan Bintang (PBB).

Koordinator Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), Jamil Mubarok mengatakan, pihaknya meragukan MK bisa lepas dari kecurigaan publik dengan terpilihnya Hamdan Zoelva sebagai Ketua MK. Ia pun meminta masyarakat lebih membuka mata mengawasi MK.

"Jujur saya semakin ragu saja. Masyarakat harus meningkatkan pengawasan terhadap gerak-geriknya (Hamdan Zoelva)," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Senin (4/11/2013).

Ia melanjutkan, Akil Mochtar yang lahir dari rahim partai politik (parpol) sudah terbukti cacat integritas. MTI khawatir hal yang sama akan terulang kembali.

"Jangan sampai terulang dua kali kepada Hamdan Zoelva yang lahir dari rahim yang sama," tandasnya.

Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari kesalahan parpol. Kenapa demikian? Karena parpol dinilai memiliki kaderisasi yang buruk.

"Kaderisasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Maka wajar kalau MTI melihatnya, sangat diragukan kepemimpinan baru MK ini.

Ia menambahkan, dipilihnya Hamdan Zoelva bukan menjadi solusi yang tepat bagi MK. Justru semakin mengerus kepercayaan publik terhadap setiap putusan MK nantinya. "Ya, tidak sedikitpun merubah kepercayaan publik terhadap MK," pungkasnya.

Baca berita:
Mahfud tak khawatir Ketua MK dari parpol
(kri)
Berita Terkait
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Resmi Lantik Tiga Anggota MKMK
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved