Pengusaha & negara tidak boleh absen soal buruh
Sabtu, 02 November 2013 - 12:07 WIB
Pengusaha & negara tidak boleh absen soal buruh
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi IX DPR Indra mengatakan, dari total biaya produksi perusahaan buruh hanya kebagian jatah 12 persen. Pasalnya yang terjadi masih banyak pungutan liar.
"Yang tinggi adalah pungli," kata Indra dalam dialog Polemik Sindo Trijaya, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2013).
Dia meyakini jika pungutan liar mampu dientaskan, maka akan menambah daya saing perusahaan. Menurutnya, dalam hal ini negara gagal menjamin kesejahteran buruh.
"Karena masih akan banyak pekerja yang diberi upah di bawah UMP. Ini yang jadi akar masalah," tegasnya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, negara harus berani melakukan penegakan hukum, supaya setiap persoalan tidak lagi terjadi, pada masa berikutnya.
Diketahui, beberapa terahir buruh melakukan aksi menuntut kenaikan upah, bahkan buruh mengancam untuk melakukan mogok nasional.
Bentrok buruh, Mendagri harus tanggung Jawab
"Yang tinggi adalah pungli," kata Indra dalam dialog Polemik Sindo Trijaya, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2013).
Dia meyakini jika pungutan liar mampu dientaskan, maka akan menambah daya saing perusahaan. Menurutnya, dalam hal ini negara gagal menjamin kesejahteran buruh.
"Karena masih akan banyak pekerja yang diberi upah di bawah UMP. Ini yang jadi akar masalah," tegasnya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, negara harus berani melakukan penegakan hukum, supaya setiap persoalan tidak lagi terjadi, pada masa berikutnya.
Diketahui, beberapa terahir buruh melakukan aksi menuntut kenaikan upah, bahkan buruh mengancam untuk melakukan mogok nasional.
Bentrok buruh, Mendagri harus tanggung Jawab
(lal)