Kubu TCW siap ikuti perkembangan TPPU

Selasa, 29 Oktober 2013 - 21:03 WIB
Kubu TCW siap ikuti...
Kubu TCW siap ikuti perkembangan TPPU
A A A
Sindonews.com - Kubu tersangka Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan mengaku siap, mengikuti perkembangan proses rencana penerapan pasal-pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang ingin dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kuasa hukum Wawan, Tubagus Sukatma mengaku belum mau mengomentari soal rencana penerapan TPPU terhadap kliennya. Menurutnya, penerapan tersebut merupakan kewenangan penyidik KPK. Pihaknya hanya dalam posisi menunggu saja.

Disinggung apakah selama ini usaha dan bisnis Wawan berasal dari uang halal, Sukatma berusaha dipolmatis. Menurutnya kalaupun ke TPPU, tentu prosesnya melalui penyelidikan.

"Sekali lagi kami tidak berkompeten menjawab hal itu. Kami mengikuti saja," ungkap Sukatma, di depan Rutan KPK, Jakarta, Selasa (29/10/13).

Dia menuturkan, pihaknya menghargai proses penelusuran aset milik Wawan yang sedang dilakukan KPK, pasca penetapannya sebagai tersangka kasus suap sengketa Pilkada Lebak, Banten.

Sukatma mengungkapkan, penelusuran aset merupakan standar operational procedur (SOP) KPK selama ini. "Kami tidak dalam posisi mengintervensi atau mempengaruhi. Saya kira itu (penelusuran aset) kewenangan mereka (KPK)," tandasnya.

Perlu diketahui, Wawan sudah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka pemberi suap Rp1 miliar kepada Akil Mochtar, dan advokat sekaligus politisi PDIP Susi Tur Andayani dalam pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten yang disidangkan di MK.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved