KPU minta Bawaslu serahkan data konkret DPT

Kamis, 24 Oktober 2013 - 13:38 WIB
KPU minta Bawaslu serahkan...
KPU minta Bawaslu serahkan data konkret DPT
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya resmi menunda waktu pengumuman daftar pemilih tetap (DPT) selama dua minggu ke depan. Rekapitulasi secara nasional diundur lantaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta kepada KPU melakukan perbaikan data DPT.

Menurut Anggota Komisioner KPU Arief Budiman, pihaknya sedang meminta data konkret terkait temuan yang menjadi rekomendasi Bawaslu yang meminta pengunduran waktu pengumuman DPT.

"Sampai sekarang kami belum terima data Bawaslu itu. Kemarin kan disampaikan dilakukan perbaikan. Nah data itu yang mana, siapa," ujar Arief di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (24/10/2013).

Selain itu, pihaknya akan menggunakan waktu dua minggu tersebut untuk kembali melakukan rekapitulasi ditingkat kabupaten/kota untuk melakukan perbaikan-perbaikan DPT.

Dijelaskan Arief, rekomendasi Bawaslu sebagian besar terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang masih belum lengkap. Sehingga, hal itu menjadi catatan Bawaslu untuk dimasukkan dalam butir rekomendasi kepada KPU.

"Pembersihan-pembersihan itu berkaitan dengan soal NIK orang. Nanti kita kroscek itu sampai ke tingkat kabupaten, kecamatan dan di TPS di kelurahan dimana invalidnya," paparnya.

Sebelumnya, rapat pleno terbuka rekapitulasi secara nasional untuk menetapkan DPT harus ditunda. Penundaan tersebut atas rekomendasi Bawaslu serta masukan dari partai politik peserta pemilu. KPU memutuskan waktu rekapitulasi ulang pada tanggal 4 November 2013 mendatang.

Baca berita:
KPU akhirnya tunda pengumuman DPT
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved