Jokowi harus TNI kepada PDIP
Rabu, 16 Oktober 2013 - 18:35 WIB
Jokowi harus TNI kepada PDIP
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Tjahjo Kumolo mengatakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) harus memiliki sikap TNI. Namun, yang dimaksudkan bukan seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"Dia (Jokowi) kan harus TNI, artinya Taat Nurut Instruksi partai," jelas Tjahjo dalam acara Rakornas PDIP, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (16/10/2013).
Dia membantah jika selama ini PDIP disebut memanfaatkan popularitas Jokowi saat menjabat sebagai Gubernur DKI untuk berkampanye dalam setiap pemilihan umum kepala daerah (pemilukada).
"Jokowi, kan orang partai. Mau enggak mau, dia harus ikut. Kami tidak ingin memanfaatkan seorang gubernur. Dia kader partai," tegasnya.
Menurutnya, Jokowi memiliki hak dan kewenangan yang sama dengan kader lainnya. Dia mengatakan, PDIP juga akan mengajak kader lainnya untuk mendompleng suara PDIP. "Kita tidak menganakemaskan orang," singkat Tjahjo.
Jokowi kemungkinan akan menjadi primadona dan akan ikut blusukan agar PDIP dapat meraih target 27,2 persen suara pada Pileg 2014.
Baca berita:
PDIP tak sepakat jika Jokowi disebut anak emas
"Dia (Jokowi) kan harus TNI, artinya Taat Nurut Instruksi partai," jelas Tjahjo dalam acara Rakornas PDIP, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (16/10/2013).
Dia membantah jika selama ini PDIP disebut memanfaatkan popularitas Jokowi saat menjabat sebagai Gubernur DKI untuk berkampanye dalam setiap pemilihan umum kepala daerah (pemilukada).
"Jokowi, kan orang partai. Mau enggak mau, dia harus ikut. Kami tidak ingin memanfaatkan seorang gubernur. Dia kader partai," tegasnya.
Menurutnya, Jokowi memiliki hak dan kewenangan yang sama dengan kader lainnya. Dia mengatakan, PDIP juga akan mengajak kader lainnya untuk mendompleng suara PDIP. "Kita tidak menganakemaskan orang," singkat Tjahjo.
Jokowi kemungkinan akan menjadi primadona dan akan ikut blusukan agar PDIP dapat meraih target 27,2 persen suara pada Pileg 2014.
Baca berita:
PDIP tak sepakat jika Jokowi disebut anak emas
(kri)