SBY tak dibutuhkan selamatkan MK

Senin, 07 Oktober 2013 - 13:28 WIB
SBY tak dibutuhkan selamatkan...
SBY tak dibutuhkan selamatkan MK
A A A
Sindonews.com - Masyarakat tak membutuhkan kekuasaan pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengembalikan nama baik Mahkamah Kontitusi (MK). Pasalnya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap SBY dan lembaga negara sedang dititik nadir.

"Kepercayaan publik sejatinya hanya dapat dipulihkan oleh MK sendiri," ujar Pengamat Politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahuddin, kepada Sindonews, Jakarta, Senin (7/10/2013).

Terkait rencana pemerintah untuk menyelamatkan MK dengan mengeluarkan PPertauran Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) dinilai bakal menjadi solusi yang sia-sia. Pasalnya, yang dibutuhkan MK sekarang adalah kembali mendapat kepercayaan publik.

Menurut Said, upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap MK dilakukan dengan cara di luar kekuasaan. Kata dia, solusi yang tepat saat ini adalah internal MK berani terbuka untuk dilakukan audit terhadap hakim-hakim konstitusinya.

"Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh MK, diantaranya adalah dengan menunjukan kesediaan untuk diaudit oleh pihak luar yang independen," ujarnya.

Said menambahkan, audit terhadap hakim-hakim konstitusi nantinya terpisah dari intervensi hakim MK maupun mantan hakim MK.

"MK membentuk suatu tim audit independen yang beranggotakan tokoh masyarakat yang memiliki integritas dan kredibilitas," tegasnya.

Said mengatakan, MK dituntut harus lebih terbuka terkait pengaduan masyarakat. Bahkan, kata dia, Pasca penangkapan Ketua MK Akil Mochtar, MK harus membuat posko pengaduan untuk menghimpun informasi kasus sengketa pemilukada yang disidangkan Akil Mochtar.

Selain itu, kata dia nantinya hasil informasi yang didapat dari masyarakat tak semua menjadi bahan penelusuran kasus. "Memilah dan memilih putusan mana saja dari laporan masyarakat itu yang diduga kuat berbau suap," imbuhnya.

Baca juga berita Jangan ada kepentingan presiden di Perpu MK.
(lal)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved