Arifin Lambaga Raih Penghargaan Tokoh Pengembangan Standar dari BSN
Sabtu, 23 November 2024 - 10:57 WIB
loading...
Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari Tbk (Mutu International) Arifin Lambaga menerima penghargaan Tokoh Pengembangan Standar dalam ajang Herudi Technical Committee Award (HTCA) 2024. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari Tbk (Mutu International) Arifin Lambaga menjadi satu-satunya penerima penghargaan Tokoh Pengembangan Standar dalam ajang Herudi Technical Committee Award (HTCA) 2024. Penghargaan tersebut digelar Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Jakarta Convention Center, Jakarta.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kontribusinya yang signifikan dalam pengembangan standar nasional dan internasional, yang berdampak pada beragam sektor industri.
"Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam pengembangan standar yang relevan dengan kebutuhan regulasi dan pelanggan, baik secara mandatory maupun voluntary," ujar Arifin, Sabtu (23/11/2024).
Baca juga: Peringkat 27 Dunia, Infrastruktur Mutu Indonesia Paling Unggul di ASEAN
Terdapat beberapa kriteria yang menjadi pertimbangan dalam melakukan penilaian dalam menentukan pemenang dalam ajang paling bergengsi di dalam lingkup standarisasi ini. Di antaranya memiliki perhatian besar dalam pengembangan Standar Nasional Indonesia (SNI), memiliki kontribusi luar biasa dalam pengembangan SNI, serta berhasil mengharumkan nama Indonesia di dunia melalui standarisasi.
Sebagai bagian dari komitmennya, Arifin Lambaga telah aktif terlibat dalam pengembangan berbagai standar, termasuk standar sukarela untuk produk kayu, Sistem Manajemen Mutu untuk UMKM, pengelolaan perjalanan ibadah, hingga produk herbal.
Baca juga: BSN Dukung Pemerintah Capai Target Nol Emisi Karbon 2060
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kontribusinya yang signifikan dalam pengembangan standar nasional dan internasional, yang berdampak pada beragam sektor industri.
"Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam pengembangan standar yang relevan dengan kebutuhan regulasi dan pelanggan, baik secara mandatory maupun voluntary," ujar Arifin, Sabtu (23/11/2024).
Baca juga: Peringkat 27 Dunia, Infrastruktur Mutu Indonesia Paling Unggul di ASEAN
Terdapat beberapa kriteria yang menjadi pertimbangan dalam melakukan penilaian dalam menentukan pemenang dalam ajang paling bergengsi di dalam lingkup standarisasi ini. Di antaranya memiliki perhatian besar dalam pengembangan Standar Nasional Indonesia (SNI), memiliki kontribusi luar biasa dalam pengembangan SNI, serta berhasil mengharumkan nama Indonesia di dunia melalui standarisasi.
Sebagai bagian dari komitmennya, Arifin Lambaga telah aktif terlibat dalam pengembangan berbagai standar, termasuk standar sukarela untuk produk kayu, Sistem Manajemen Mutu untuk UMKM, pengelolaan perjalanan ibadah, hingga produk herbal.
Baca juga: BSN Dukung Pemerintah Capai Target Nol Emisi Karbon 2060
Lihat Juga :