Marzuki bantah ada skenario di balik kasus Akil
Senin, 07 Oktober 2013 - 07:29 WIB
Marzuki bantah ada skenario di balik kasus Akil
A
A
A
Sindonews.com - Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, semua pihak harus paham bahwa operasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif Akil Mochtar karena terduga menerima suap, tidak ada skenario politik.
Menurutnya, (KPK) pasti punya bukti yang kuat. “Orang korupsi tidak usah dibela, orang jelas tertangkap tangan. KPK kan tidak sembarangan menangkap orang, pasti ada dasarnya sehingga orang yang ditangkap tidak bisa berkelit karena ada bukti-buktinya," Kata Marzuki saat dihubungi, Minggu 6 Oktober 2013.
Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menegaskan, KPK berani melakukan operasi tangkap tangan karena memiliki bukti-bukti yang kuat terkait perkara yang disidangkan di MK yang diduga melibatkan Akil.
"Kalaupun itu jebakan maka itu merupakan kesalahan yang bersangkutan. Kalau kita bersih dan tidak ada deal-deal maka tidak mungkin lah bisa dijebak,” imbuhnya.
Selain itu, Marzuki tidak menampik bahwa rapat yang melibatkan pimpinan negara meminta KPK supaya cepat menuntaskan kasus ini, untuk membuktikan apakah hakim-hakim lain di MK tidak ikut serta dalam kasus korupsi yang melibatkan Akil.
“Kami meminta KPK untuk segera membuktikan apakah dia main sendiri atau kolegial bersama hakim yang lain. Hal ini karena berdasarkan fakta, bahwa semua keputusan di MK itu dilakukan oleh majelis," tukasnya.
Baca juga berita terkait, suap Ketua MK ada skenario?
Menurutnya, (KPK) pasti punya bukti yang kuat. “Orang korupsi tidak usah dibela, orang jelas tertangkap tangan. KPK kan tidak sembarangan menangkap orang, pasti ada dasarnya sehingga orang yang ditangkap tidak bisa berkelit karena ada bukti-buktinya," Kata Marzuki saat dihubungi, Minggu 6 Oktober 2013.
Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menegaskan, KPK berani melakukan operasi tangkap tangan karena memiliki bukti-bukti yang kuat terkait perkara yang disidangkan di MK yang diduga melibatkan Akil.
"Kalaupun itu jebakan maka itu merupakan kesalahan yang bersangkutan. Kalau kita bersih dan tidak ada deal-deal maka tidak mungkin lah bisa dijebak,” imbuhnya.
Selain itu, Marzuki tidak menampik bahwa rapat yang melibatkan pimpinan negara meminta KPK supaya cepat menuntaskan kasus ini, untuk membuktikan apakah hakim-hakim lain di MK tidak ikut serta dalam kasus korupsi yang melibatkan Akil.
“Kami meminta KPK untuk segera membuktikan apakah dia main sendiri atau kolegial bersama hakim yang lain. Hal ini karena berdasarkan fakta, bahwa semua keputusan di MK itu dilakukan oleh majelis," tukasnya.
Baca juga berita terkait, suap Ketua MK ada skenario?
(maf)