Penangkapan Ketua MK pertanda hukum Indonesia kiamat

Jum'at, 04 Oktober 2013 - 05:04 WIB
Penangkapan Ketua MK...
Penangkapan Ketua MK pertanda hukum Indonesia kiamat
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi III DPR RI Nudirman Munir menegaskan, penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pertanda hukum sudah kiamat di Indonesia.

"Hukum itu benar-benar sudah kiamat, MK itu garda terkahir tempat orang mencari keadilan. Malah ketuanya menerima suap, mau jadi apa negara ini," ujar Nudirman ketika dihubungi SINDO, Kamis 3 Oktober 2013 malam.

Politikus Golkar itu menyatakan, bukti kuat dan terhormatnya posisi MK di negara ini, putusannya bersifat inkracht atau tidak bisa diganggu gugat.

"Sekarang pimpinan yang membuat putusan yang tidak bisa diganggu gugat itu korupsi, ini sudah menghancurkan negara," ujar Nudirman.

Akil Mochtar selaku Ketua MK ditangkap KPK diduga menerima suap dari pihak swasta terkait Pilkada di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Selatan. Selain Akil, turut serta ditangkap empat orang lainnya, masing-masing adalah Anggota DPR dari Fraksi Golkar dengan inisial CHN (Chairun Nisa).

Berikutnya, Bupati Gunung Mas Kalimantan Tengah dengan inisial HB (Hambit Bintih), staf Panitera MK dengan inisial DH dan satu orang pengusaha dengan inisial CN.

Baca juga berita PPP: Kepercayaan masyarakat runtuh terhadap MK
(kri)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved