Kasus Wilfrida tak sekadar selamatkan nyawa

Senin, 30 September 2013 - 06:03 WIB
Kasus Wilfrida tak sekadar...
Kasus Wilfrida tak sekadar selamatkan nyawa
A A A
Sindonews.com - Hari ini, sidang terkait putusan hukuman mati Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Wilfrida Soik (17), akan diputuskan. Wilfrida didakwa hukuman mati setelah membunuh majikannya, Yeap Seok Pen. Namun kasus pembunuhan yang terjadi pada 7 Desember 2010 terjadi itu, karena Wilfrida berupaya membela diri dari kekerasan majikannya.

Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Dyah Pitaloka meminta dukungannya kepada rakyat Indonesia, agar kasus Wilfrida ini bisa mendapatkan hukuman yang ringan.

"Mohon dukungan dan doa dari seluruh rakyat di Tanah Air. Sekali lagi, ini bukan sekadar selamatkan nyawa seorang gadis miskin. Ini soal keadilan, soal kemanusiaan. Ini juga soal harga diri bangsa. Ini soal Indonesia, segala upaya harus diupayakan untuk selamatkan nyawa rakyat," kata Rieke, lewat rilisnya kepada Sindonews, Minggu 29 September 2013, malam.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengungkapkan, pihaknya bersama rombongan dari Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan pengacara Wilfrida yang telah dampingi kasus ini dari awal, akan berangkat bersama ke persidangan Wilfrida di Mahkamah Kota Bharu, Malaysia.

"Kami akan berkumpul di Habib Hotel pukul 07.00 waktu Malaysia yang berada tepat di seberang Mahkamah. Mohon pengawalan kawan-kawan media baik dari tanah air, maupun yang telah hadir di Kota Bharu, Klantan," pungkasnya.

Simak berita terkait soal Wilfrida Soik yang terancam hukuman mati di Malaysia.
(maf)
Berita Terkait
Bayar Diyat Rp15,5 M...
Bayar Diyat Rp15,5 M dan Penjara 20 Tahun, TKI Ini Akhirnya Lolos Eksekusi di Arab
Sekda: Ety Bisa Kembali...
Sekda: Ety Bisa Kembali Berkat Doa Seluruh Masyarakat Majalengka
Disnakertrans Jabar...
Disnakertrans Jabar Siap Fasilitasi Kepulangan Ety ke Majalengka
Wakil Ketua MPR Sore...
Wakil Ketua MPR Sore Ini Jemput TKI Bebas dari Hukuman Mati di Soetta
TKW Bebas dari Hukuman...
TKW Bebas dari Hukuman Mati, Jazilul Fawaid: Satu Nyawa Sangat Berharga
Ketum PBNU Ucapkan Syukur...
Ketum PBNU Ucapkan Syukur atas Bebasnya Ety dari Hukuman Mati di Saudi
Berita Terkini
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved