Prabowo nilai pemerintah kurang peduli terhadap Wilfrida

Sabtu, 28 September 2013 - 22:47 WIB
Prabowo nilai pemerintah...
Prabowo nilai pemerintah kurang peduli terhadap Wilfrida
A A A
Sindonews.com - Respon pemerintah yang kurang tanggap dalam memberikan perhatian terhadap kasus hukum yang menimpa Wilfrida Soik, pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terancam hukuman mati di Malaysia, disesalkan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto.

"Penanganannya dari pemerintah kurang intensif, jarang ditengok," ujar Prabowo Subianto didampingi Koordinator Media Centernya Budi Purnomo Karjodihardjo, saat konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Sabtu (28/9/2013).

Hal itu diketahuinya, setelah menjenguk Wilfrida di Penjara Pengkala Chepa, Kota baru, Negeri Kelantan Malaysia belum lama ini.

"Saya sudah coba menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), tapi nomor telepon yang ada tidak menjawab," katanya.

Maka dari itu, dia berinisiatif memberikan bantuan hukum untuk Wilfrida. Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa daerah tempat Wilfridan ditahan pemerintah Malaysia, merupakan daerah yang cukup jarang dihuni oleh warga Indonesia.

"Itu daerah paling utara, tidak ada orang Indonesia apalagi pejabat Indonesia. Makanya saya inisiatif seperti ini," tuturnya.

Meski demikian, Prabowo membenarkan bahwa sebenarnya telah ada upaya dari Pemerintah Indonesia dalam kasus Wilfrida tersebut. Namun, dia mengaku tidak mengetahui upaya apa yang telah dilakukan oleh pemerintah tersebut.

Klik di sini untuk berita selengkapnya.
(stb)
Berita Terkait
Bayar Diyat Rp15,5 M...
Bayar Diyat Rp15,5 M dan Penjara 20 Tahun, TKI Ini Akhirnya Lolos Eksekusi di Arab
Sekda: Ety Bisa Kembali...
Sekda: Ety Bisa Kembali Berkat Doa Seluruh Masyarakat Majalengka
Disnakertrans Jabar...
Disnakertrans Jabar Siap Fasilitasi Kepulangan Ety ke Majalengka
Wakil Ketua MPR Sore...
Wakil Ketua MPR Sore Ini Jemput TKI Bebas dari Hukuman Mati di Soetta
TKW Bebas dari Hukuman...
TKW Bebas dari Hukuman Mati, Jazilul Fawaid: Satu Nyawa Sangat Berharga
Ketum PBNU Ucapkan Syukur...
Ketum PBNU Ucapkan Syukur atas Bebasnya Ety dari Hukuman Mati di Saudi
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved