Komaruddin: Negara sekuler lebih mampu tekan korupsi

Rabu, 25 September 2013 - 14:11 WIB
Komaruddin: Negara sekuler...
Komaruddin: Negara sekuler lebih mampu tekan korupsi
A A A
Sindonews.com - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat berpendapat, negara dengan menganut sistem sekuler lebih mampu mengurangi angka korupsi ketimbang negara dengan kultur religius yang banyak dianut masyarakat Indonesia.

"Kita juga bertanya mengapa masyarakat Indonesia itu religius tapi kok tingkat korupsinya tidak turun-turun. Sementara di negara yang sekuler itu korupsinya lebih berhasil ditekan," kata Komaruddin, usai menjadi pembicara diskusi, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (25/9/2013).

Sekalipun begitu, Komaruddin berharap kepada lembaga penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan dan termasuk KPK, agar lebih bisa diandalkan dalam menjalankan tugasnya.

Menurut dia, komunitas keagamaan di Indonesia juga seharusnya memiliki peran lebih, bukan sekadar sebagai benteng moral dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Kata dia, korupsi dilakukan bukan saja bagi partai yang berhaluan sekuler, tetapi partai berbasis agama pun turut serta memperburuk tingkat korupsi di Indonesia.

Komaruddin dalam kesempatan itu juga mengkritik pemilu dengan biaya mahal tapi menghasilkan pemimpin yang kurang berkualitas.

"Mengapa di era reformasi demokrasi ini tidak berhasil menampilkan pemimpin yang qualified, biayanya mahal tapi hasilnya mengecewakan," ujarnya.

Baca juga berita Parpol berbasis agama hanya tonjolkan simbol
(kri)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved