Revisi UU Pilpres, parpol gelisah hadapi Pemilu 2014

Selasa, 17 September 2013 - 05:45 WIB
Revisi UU Pilpres, parpol...
Revisi UU Pilpres, parpol gelisah hadapi Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Belum tercapainya titik temu mengenai revisi Undang-Undang Pemilu Presiden (UU Pilpres) membuktikan bahwa partai politik (Parpol) melalui fraksi yang ada di DPR tak percaya diri menghadapi Pemilu 2014.

"Hampir semua parpol tak cukup percaya diri dengan kemampuan mereka dalam meraih dukungan signifikan pada Pemilu 2014. Kegelisahan parpol itu membuat mereka patah arang melakukan pembahasan UU Pilpres," ujar Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus ketika dihubungi Sindonews, Selasa (17/9/2013).

Ia melanjutkan, memang harus diakui betapa gamangnya parpol menyambut pemilu dengan gairah pemilih yang tak cukup antusias. Di tengah-tengah semakin tingginya angka golongan putih (Golput) yang menjadi fenomena di setiap pemilukada di berbagai daerah.

"Apalagi kecenderungan pemilih umumnya untuk mengutamakan figur ketimbang parpol, membuat parpol yang tak menyegarkan partai dengan kader-kader bermutu harus was-was menyongsong Pemilu 2014. Jika memang tak ada yang penting untuk diubah dalam UU Pilpres mengapa DPR merencanakan revisi terhadapnya?" pungkasnya.

Seperti diberitkan Sindonews sebelumnya, Baleg DPR RI menunda pembahasan UU Pilpres hingga Oktober 2013, ini karena dalam pleno yang digelar pada 9 Juli 2013 banyak interupsi dari anggota dewan yang belum dapat disepakati terhadap aturan itu.

Anggota Baleg dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Indra mengatakan, ada motif lain di balik penundaan itu. Kata dia, hal ini sengaja dilakukan agar tidak ada lagi revisi UU Pilpres, karena masalah terhimpitnya waktu dengan Pemilu 2014.

"Yah kalau saya pribadi kecewa, kenapa ditunda lagi, terus juga agenda pengambilan keputusan sudah dua kali. Nah, saya curiga pola ini sengaja dilakukan untuk buying time, jadi UU Pilpres tidak mungkin direvisi (dengan waktu yang singkat dari pemilu)," kata Indra, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu 10 Juli 2013.
(kri)
Berita Terkait
Kawal Pilpres Berintegritas,...
Kawal Pilpres Berintegritas, MK Sebaiknya Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu
Tegas! Ganjar Bakal...
Tegas! Ganjar Bakal Revisi UU Cipta Kerja jika Menang Pilpres 2024
Tegaskan Presiden Punya...
Tegaskan Presiden Punya Hak Berkampanye, Jokowi: Jangan Ditarik ke Mana-mana
Prabowo-Gibran Menang...
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Ketua Umum Relawan Betawi RPG Singgung UU DKJ
Dorong Revisi UU Pemilu,...
Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres
Profil Almas, Penggugat...
Profil Almas, Penggugat UU Pemilu yang Buka Jalan Gibran Maju di Pilpres 2024
Berita Terkini
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Infografis
Jerman Persiapkan Anak-anak...
Jerman Persiapkan Anak-anak Hadapi Krisis Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved