KPK periksa swasta terkait dugaan suap di MA

Senin, 16 September 2013 - 14:44 WIB
KPK periksa swasta terkait...
KPK periksa swasta terkait dugaan suap di MA
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan suap pengurusan kasasi kasus pidana penipuan, dengan terdakwa Hutomo Wijaya Ongowarsito di Mahkamah Agung (MA), Jakarta.

Kali ini, penyidik KPK memeriksa seorang swasta bernama Sasan Widjaja, Komisaris PT Grand Wahana Indonesia. "Yang bersangkutan (Sasan Widjaja) diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha kepada wartawan, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2013).

Selain Sasan, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang swasta bernama Herma. "Dia juga diperiksa sebagai saksi," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya bakal dimintai keterangan terkait suap yang dilakukan terdakwa suap Hutomo Wijaya Ongowarsito di MA yang juga menjerat Mario Carmelio Bernardo (pengacara), dan Djodi Supratman (pegawai MA).

Sebelumnya, pimpinan KPK mengaku sedang mendalami kemungkinan keterlibatan hakim MA. Menurut wakil ketua KPK, Busyro Muqoddas, dalam perkara tersebut pelaku biasanya tidak berdiri sendiri. "Wong sejak dulu itu teori saya koruptor itu tidak pernah satu dua orang. Itu loh," beberapa waktu lalu.

Sementara itu, pengacara Djodi Supratman, Jusuf Siletty, mengatakan kliennya hanya sebagai kurir dalam perkara tersebut. Djodi mengaku disuruh orang berinisial S dari MA untuk mengambil uang Rp 128 juta yang diberikan Mario Carnalio Bernardo. Uang tersebut diambil Djodi dikantor Mario yang merupakan kantor lawyer milik pengacara kondang Hotma Sitompul.

Dalam perkara tersebut, KPK sendiri telah menetapkan Mario Carmelio Bernardo dan Djodi Supratman sebagai tersangka. Mario ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap di kantor Hotma Sitompul di Jalan Martapura, Jakarta Pusat, akhir Juli lalu. Adapun Djodi ditangkap di bilangan Monas, Jakarta Pusat, ketika sedang menumpang ojek.
(maf)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved