Ical bilang isu evaluasi pencapresannya cuma di media
Kamis, 12 September 2013 - 17:01 WIB
Ical bilang isu evaluasi pencapresannya cuma di media
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie bantah ada desakan dari internal partai untuk mengevaluasi dirinya sebagai bakal Calon Presiden (Capres) 2014 . Menurutnya, polemik mengenai evaluasi tersebut hanya di media.
Bahkan, pria yang biasa disapa Ical ini mengklaim sudah mengonfirmasi ke Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Yoris Raweai dan Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengenai isu tersebut.
"Saya tanyai juga, katanya itu bohong. Itu pers," ujar Ical di Pondok Indah Golf Club, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2013).
Dia menegaskan seluruh kader dan jajaran pengurus Partai Golkar harus patuh terhadap keputusan resmi partai yang telah mengusung dirinya sebagai bakal Capres 2014 dari partai berlambang pohon beringin itu.
"Silakan berwacana, tetapi setelah keputusan diambil ya harus loyal. Perbedaan pendpat itu biasa, tetapi jika sudah ada keputusan ya harus loyal. Tidak ada lagi rumor perpecahan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar Yoris Raweyai sempat mengakui adanya dinamika di internal partai pimpinan Aburizal Bakrie itu. Namun, Yoris membantah itu bentuk perpecahan di internal partainya.
" Ya biasa dimana-mana apalagi sedang proses DCS (daftar calon sementara) itu ada," kata Yoris di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Juni 2013.
Bahkan, pria yang biasa disapa Ical ini mengklaim sudah mengonfirmasi ke Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Yoris Raweai dan Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengenai isu tersebut.
"Saya tanyai juga, katanya itu bohong. Itu pers," ujar Ical di Pondok Indah Golf Club, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2013).
Dia menegaskan seluruh kader dan jajaran pengurus Partai Golkar harus patuh terhadap keputusan resmi partai yang telah mengusung dirinya sebagai bakal Capres 2014 dari partai berlambang pohon beringin itu.
"Silakan berwacana, tetapi setelah keputusan diambil ya harus loyal. Perbedaan pendpat itu biasa, tetapi jika sudah ada keputusan ya harus loyal. Tidak ada lagi rumor perpecahan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar Yoris Raweyai sempat mengakui adanya dinamika di internal partai pimpinan Aburizal Bakrie itu. Namun, Yoris membantah itu bentuk perpecahan di internal partainya.
" Ya biasa dimana-mana apalagi sedang proses DCS (daftar calon sementara) itu ada," kata Yoris di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Juni 2013.
(kur)