Pencapresan Suryadharma Ali, PPP siap berkoalisi

Selasa, 03 September 2013 - 18:30 WIB
Pencapresan Suryadharma...
Pencapresan Suryadharma Ali, PPP siap berkoalisi
A A A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengakui aspirasi untuk mencalonkan Suryadharma Ali sebagai capres presiden (capres) terus menguat. Pertimbangan raihan kursi legislatif pada Pemilu 2014 akan menjadi salah satu pertimbangan.

Dengan hanya menargetkan 12 persen suara, tentu PPP harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi persyaratan mengajukan capres yakni 20 persen suara.

“Kami juga mempertimbangkan melakukan koalisi. 20 persen yang tercantum sebagai persyaratan mengajukan calon presiden tidak mungkin hanya diberangkatkan oleh PPP sendiri. Makanya kami menjajaki koalisi, partai politik mana yang masih belum memiliki calon nominasi presiden,” kata Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy usai menjadi juru kampanye Pilgub Kalimantan Timur untuk pasangan Farid Wadjdy dan Aji Sofyan Alex di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (3/9/2013).

Meski PPP menyebut Suryadharma adalah representasi tokoh Islam, namun untuk koalisi partai berlambang Kabah ini siap berkoalisi dengan partai manapun. “Karena sebagai partai yang menjunjung tinggi ke-Islaman dan ke-Indonesiaan, kita tidak hanya menutup diri pada poros partai Islam, tapi juga ke partai-partai yang berbasis nasionalis,” tambahnya.

Untuk pembahasan pencapresan Suryadharma, PPP dalam waktu dekat akan melakukan rapat harian DPP PPP. Dalam rapat tersebut juga akan dibahas mengenai Rapat Pimpinan Nasional yang menghadirkan DPW PPP se-Indonesia.

“Dalam rapat harian itu akan kami putuskan Rapimnas akan digelar dalam tiga bulan ke depan untuk merespon usulan yang semakin hari makin kuat,” pungkasnya.
(lal)
Berita Terkait
Menebak Capres Jagoan...
Menebak Capres Jagoan PPP di Pilpres 2024
Hari Ini PPP Umumkan...
Hari Ini PPP Umumkan Capres 2024 Jagoannya
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Pilpres 2024, Besok...
Pilpres 2024, Besok PPP Umumkan Capres-Cawapres
Berita Terkini
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Pengalihan Kasus Febrie...
Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, YLBHI Desak KPK Ambil Alih Penyidikan
Kemenhut: 107.465 Hektare...
Kemenhut: 107.465 Hektare Hutan dan Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2026
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved