Pembatasan alat peraga kampanye, caleg sulit dikenal publik

Rabu, 28 Agustus 2013 - 03:33 WIB
Pembatasan alat peraga...
Pembatasan alat peraga kampanye, caleg sulit dikenal publik
A A A
Sindonews.com - Rencana Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait pembatasan calon legislalatif (caleg) untuk memasang alat peraga kampanye seperti billboard, baliho, dan spanduk dinilai akan menyebabkan caleg sulit dikenal publik.

Wasekjen PAN Yandri Susanto menyatakan, tidak setuju dengan rencana aturan tersebut. Menurutnya pembatasan tersebut malah akan memperlemah pelaksanaan pemilu.

"Tingkat pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap pemilu akan ada itu akan minim," katanya saat dihubungi SINDO di Jakarta, Selasa (27/8/2013) malam.

Dia mengatakan peraturan ini akan merugikan para caleg. Apalagi untuk caleg-caleg baru semakin susah bersosialisasi. Sehingga menurutnya, ditengah apatis masyarakat dalam pemilu, KPU tidak perlu telalu detail mengatur hal tersebut.

"Kalau misalkan mereka door to door oke. Tapi dari mereka door to door, mereka perlu juga ditinggal disitu. Nah yang ditinggal itu alat peraga kampanye," tandasnya.

Dia menilai cara pandang KPU dalam menerapkan sebuah aturan main kampanye caleg agak sedikit kaku. Ia beranggapan, KPU sebaiknya membiarkan caleg berimprovisasi dan beraktualisasi dalam hal kampanye.

"Jadi tidak dapat disamaratakan. Misalkan aturan KPU bahwa satu desa satu spanduk, di Sumatera itu panjanganya satu kilometer (km) satu desa. Kemudian bagaimana kalau hanya pasang satu spanduk di desa yang panjangnya satu kilometer. Kemudian kalau Jawa, satu desa penduduknya bisa 12 ribu, kalau cuma satu spanduk ya tidak mewakili," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved