Jika ikut konvensi, Rustriningsih bakal tendang dari PDIP
Senin, 26 Agustus 2013 - 18:32 WIB
Jika ikut konvensi, Rustriningsih bakal tendang dari PDIP
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan jika mantan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng), Rustriningsih bukan lagi menjadi kader mereka andai ikut Konvensi Partai Demokrat.
"Kalau mau ikut konvensi berarti ya sudah bukan (kader), seperti orang sudah berbeda ideologi," kata Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanudin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (26/8/2013).
Mantan jenderal purnawirawan TNI ini juga menekankan Partai Demokrat memiliki ideologi yang berbeda dengan partai berlambang kepala banteng tersebut.
"Ideologi kami dengan Demokrat beda. Kalau dia sudah nyatakan berbeda itu selesai," tegasnya.
Wakil Ketua Komisi I ini pun membantah jika Rustriningsih nantinya mengiyakan tawaran untuk mengikuti konvensi lantaran sakit hati dengan PDIP.
"Tidak ada barisan sakit hati, kalau di bawah harusnya yang sakit sama Rustri. Dia jadi wagub dan bupati. Apakah mereka (grass root) kebagian, enggak. Yang harus sakit hati itu kader grass root. Rustri sudah nikmati banyak. Jangan bilang sakit hatilah," tuntasnya.
"Kalau mau ikut konvensi berarti ya sudah bukan (kader), seperti orang sudah berbeda ideologi," kata Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanudin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (26/8/2013).
Mantan jenderal purnawirawan TNI ini juga menekankan Partai Demokrat memiliki ideologi yang berbeda dengan partai berlambang kepala banteng tersebut.
"Ideologi kami dengan Demokrat beda. Kalau dia sudah nyatakan berbeda itu selesai," tegasnya.
Wakil Ketua Komisi I ini pun membantah jika Rustriningsih nantinya mengiyakan tawaran untuk mengikuti konvensi lantaran sakit hati dengan PDIP.
"Tidak ada barisan sakit hati, kalau di bawah harusnya yang sakit sama Rustri. Dia jadi wagub dan bupati. Apakah mereka (grass root) kebagian, enggak. Yang harus sakit hati itu kader grass root. Rustri sudah nikmati banyak. Jangan bilang sakit hatilah," tuntasnya.
(kri)