Golkar pasrahkan nasib Setya Novanto pada KPK

Kamis, 01 Agustus 2013 - 12:15 WIB
Golkar pasrahkan nasib...
Golkar pasrahkan nasib Setya Novanto pada KPK
A A A
Sindonews.com - Partai Golkar akan menyerahkan kepada proses hukum terkait tudingan terpidana kasus korupsi wisma atlet Muhamad Nazarudin, yang menyebut Bendahara Umum Golkar Setya Novanto terlibat sejumlah kasus korupsi.

"Iya, dapat kami pastikan PG (Partai Golkar) akan menyerahkannya kepada proses hukum," jelas Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari saat dihubungi wartawan, Kamis (1/8/2013).

Menurutnya, jika Partai Golkar menghalang-halangi proses hukum maka akan berdampak negatif bagi partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Tidak mungkin kami akan menghalanginya. Menghalangi proses hukum pada saat seperti ini sama saja dengan bunuh diri politik. Kami tidak mungkin melakukan itu," tuntasnya.

Seperti diberitakan Sindonews, ‪setelah lama bungkam, terpidana kasus Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin kembali berkoar. Ia mengungkapkan keterlibatan mantan rekan-rekannya yang ada di DPR dalam sejumlah kasus korupsi.

Setelah menyebut dugaan Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto ikut menikmati uang proyek e-KTP, Nazaruddin juga Setya Novanto terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan dan pemasokan barang kelengkapan perorangan Linmas Pengamanan Pemilu 2009 (Baju Hansip).

"Itu (Baju Hansip) yang bertanggung jawab Novanto," kata Nazaruddin di Gedung KPK, Jala Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (31/7/2013) malam.

Dalam kesempatan ini, mantan Bendahara umum (Bendum) Partai Demokrat ini juga mengungkap banyak nama yang diduga terlibat dalam berbagai macam proyek. Katanya, semua dugaan kasus korupsi itu sudah dilaporkan ke lembaga pimpinan Abraham Samad Cs ini. "Semua sudah dilaporkan secara jelas. Semua sudah dijelaskan secara detail," kata dia.

Nazar juga mengungkapkan, sudah terjadi bagi-bagi uang ke sejumlah pihak dari beberapa proyek fiktif.

"Sudah di BAP oleh penyidik. Kita tinggal dukung KPK menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat yang megang kekuasaan di Indonesia," pungkasnya.‬
(lal)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved