Agenda kebangsaan capres jangan hanya berdangdut

Sabtu, 27 Juli 2013 - 06:40 WIB
Agenda kebangsaan capres...
Agenda kebangsaan capres jangan hanya berdangdut
A A A
Sindonews.com - Raja Dangdut Rhoma Irama digadang sebagai calon presiden (capres) oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dinilai hanya untuk mendongkrak popularitas partai.

Pengamat Politik Universitas Airlangga Haryadi menilai, meski Rhoma saat ini laku di pemberitaan media massa, namun popularitasnya sebagai capres belum tentu benar-benar meroket seperti yang diakui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Enggak akan meroket elektabilitas Rhoma Irama sebagai capres," tandas Haryadi saat berbincang dengan Sindonews.com, Sabtu (27/7/2013).

Masyarakat, menurutnya, sudah semakin cerdas memilih figur capres ideal untuk memimpin negeri dan 250 juta rakyat Indonesia. "Penggemar Rhoma Irama itu merupakan cermin masyarakat komunal, bahwa poltik tradisional masih dominan," kata Haryadi.

Namun itu tidak lantas menjadikan pria yang berpoligami itu menjadi capres yang elektabel, sebab saat ini agenda kebangsaan capres juga menjadi diperhitungkan. "Agenda bangsa presidennya (Rhoma) enggak jelas, masak hanya berdangdut," ketusnya.
(lal)
Berita Terkait
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
Ironis! Hanya 4% Warga...
Ironis! Hanya 4% Warga Israel yang Meyakini Tentara Israel Menang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved