JPPR nilai sistem Pemilu 2014 sulit dimengerti

Jum'at, 26 Juli 2013 - 14:19 WIB
JPPR nilai sistem Pemilu...
JPPR nilai sistem Pemilu 2014 sulit dimengerti
A A A
Sindonews.com - Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) menilai, sistem pemilu yang diterapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sulit untuk dimengerti oleh masyarakat.

Menurut Koordinator Nasional JPPR Afifudin mengatakan, masyarakat sebagai hak tulen penentu pemilu harus mendapatkan informasi yang menyeluruh terkait tahapan pemilu. Sehingga, kualitas Pemilu 2014 menjadi lebih baik jika dibandingkan pemilu sebelumnya.

"Banyak rakyat tak paham sistem pemilu, maka wajar jika hasil pemilu nanti dipertanyakan," kata Afif, kepada Sindonews.com, Jakarta, Jumat (26/7/2013).

Beberapa sistem yang membingungkan masyarakat termasuk soal data daftar pemilih sementara (DPS), yang diumumkan di masyarakat ditingkat kelurahan/desa masih belum memiliki akurasi data yang kuat, sehingga kasus yang muncul adalah soal daftar nama ganda.

Selain itu, sosialisasi tahapan dan jadwal pemilu hasil kebijakan KPU juga masih cukup membingungkan masyarakat. Pasalnya, sistem online tidak semuanya bisa diakses oleh masyarakat luas apalagi yang tinggal di daerah pedesaan.

"Masyarakat kan hanya lihat yang manual di kelurahan. Kalo sistem online termasuk soal jadwal dan tahapan pemilu, susah masyarakat untuk mendapat informasi yang jelas," ujarnya.

Dengan demikian, JPPR menyarankan kepada KPU agar panitia pemilu yang bertugas di lapangan sekaligus menginformasikan langsung kepada masyarakat, mengenai sistem yang diterapkan KPU.
(stb)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved