PKS nilai presidential treshold 20 persen mustahil
Selasa, 09 Juli 2013 - 10:56 WIB
PKS nilai presidential treshold 20 persen mustahil
A
A
A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku tak khawatir dengan ambang batas pemilihan presiden atau presidential threshold (PT) 20 persen, untuk dapat mengajukan calon presiden.
Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan, kalau nantinya UU Pilpres menetapkan presidential treshold 20 persen maka mereka siap untuk mengikutinya.
"Soal Presidential Threshold, kami siap saja, kalau ditetapkan minimal memperoleh 20 persen kursi di parlemen atau secara nasional kita siap," kata Hidayat di DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2013).
Kendati demikian, dia meyakini jika berdasarkan survei maka tidak ada Parpol yang mampu melewati ambang batas tersebut.
Apakah PKS akan melakukan koalisi jika tak melampaui presidential treshold, Hidayat mengatakan sampai saat ini partainya masih menunggu hasil Pemilu Legislatif (Pileg).
"Tapi enggak ada parpol manapun di seluruh lembaga survei yang saat ini dapat 20 persen, dan apakah PKS akan berkoalisi atau tidak, kami masih akan menunggu hasil pileg," pungkasnya.
Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan, kalau nantinya UU Pilpres menetapkan presidential treshold 20 persen maka mereka siap untuk mengikutinya.
"Soal Presidential Threshold, kami siap saja, kalau ditetapkan minimal memperoleh 20 persen kursi di parlemen atau secara nasional kita siap," kata Hidayat di DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2013).
Kendati demikian, dia meyakini jika berdasarkan survei maka tidak ada Parpol yang mampu melewati ambang batas tersebut.
Apakah PKS akan melakukan koalisi jika tak melampaui presidential treshold, Hidayat mengatakan sampai saat ini partainya masih menunggu hasil Pemilu Legislatif (Pileg).
"Tapi enggak ada parpol manapun di seluruh lembaga survei yang saat ini dapat 20 persen, dan apakah PKS akan berkoalisi atau tidak, kami masih akan menunggu hasil pileg," pungkasnya.
(lal)