Samad menilai hukuman mati bagi koruptor bukan solusi

Rabu, 03 Juli 2013 - 23:33 WIB
Samad menilai hukuman...
Samad menilai hukuman mati bagi koruptor bukan solusi
A A A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad menilai, hukuman mati untuk seorang koruptor bukanlah solusi untuk memberikan efek jera kepada para koruptor. Meskipun ada Undang-Undang (UU) KPK soal hukuman mati untuk koruptor.

"Memang ada undang-undang KPK tentang hukuman mati itu. Tapi hukuman mati itu baru bisa diterapkan bila dia korupsi dalam bencana alam dan lainnya," kata Abraham saat menjawab pertanyaan dari salah satu peserta di acara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2013).

Abraham menilai, hukuman yang tepat untuk menghukum seorang koruptor adalah hukuman sosial, yakni pengucilan di masyarakat. Hal ini menurut Abraham lebih memberikan efek jera dan dia menjamin koruptor tersebut tidak akan mengulangi hal tersebut.

"Yang harus dilakukan adalah memberikan hukuman sosial kepada si koruptor ini dan masyarakat pun harus bisa memberikan sanski sosial, yaitu dengan cara pengucilan terhadap koruptor ini," tegas Abraham.

Abraham juga mengimbau kepada seluruh partai politik, khususnya PDIP, agar tidak meloloskan para tersangka korupsi atau terpidana korupsi dalam proses pencalegan. Karena hal tersebut yang akan membuat negara ini semakin hancur dan dikuasai oleh koruptor.

"Sehingga negara ini tidak akan selesai kasus korupsinya. Kepada semua partai, sebaiknya kalau sudah jadi tersangka, tidak usah dijadikan caleg lagi," tandas Abraham.
(maf)
Berita Terkait
Saatnya Hukuman Mati...
Saatnya Hukuman Mati bagi Koruptor
Negara yang Menerapkan...
Negara yang Menerapkan Hukuman Mati bagi Koruptor
Hukuman Mati Koruptor...
Hukuman Mati Koruptor Dinilai Tak Beri Efek Jera, Komnas HAM: Ubah Sistemnya
Tanggapi Hukuman Mati...
Tanggapi Hukuman Mati Koruptor, Mahfud: Tegakkanlah dengan Kekuasaanmu
Respons Hukuman Mati...
Respons Hukuman Mati Koruptor, Pakar Hukum Henry: Harus Dibarengi Perbaikan Sistem
Sangarnya Korupsi Miliader...
Sangarnya Korupsi Miliader Truong My Lan, dari Tilap Rp448 Triliun hingga Pencucian Uang Rp293,9 Triliun
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved