Beda latar belakang, Wiranto-HT yakin menang
Selasa, 02 Juli 2013 - 14:12 WIB
Beda latar belakang, Wiranto-HT yakin menang
A
A
A
Sindonews.com - Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo (HT) tidak keberatan jika disamakan dengan pasangan orang nomor satu di DKI Jokowi-Ahok.
"Seperti yang tadi saya sampaikan, kami berdua dari latar belakang yang berbeda, etnis dan lain-lain. Saat kompetisi Gubernur Jakarta Bapak Jokowi dan Pak Ahok keluar sebagai pemenang yang kebetulan beliau-beliau itu dari latar belakang, dan etnis yang berbeda," ujar Ketua umum partai Hanura Wiranto, usai acara deklarasi Capres/CawapresPartai Hanura di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2013).
Dia mengatakan, dengan penetapan dirinya bersama HT dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, maka Partai Hanura memiliki kelengkapan untuk mewakili unsur sosial budaya serta latar belakang dan etnis.
"Kami tetap meyakini tradisi politik di Indonesia. Ada banyak perbedaan latar belakang dari kami berdua. Tapi, justru itu yang menguatkan kami maju sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden," tuturnya.
Untuk diketahui, sebelumnya mantan Panglima TNI tersebut pernah mencalonkan diri menjadi capres pada tahun 2004 berpasangan dengan Salahuddin Wahid.
Pada Pilpres 2009 dia kembali maju sebagai Cawapres dipasangkan dengan Jusuf Kalla (JK). Kali ini pada Pilpres 2014 mendatang, Wiranto kembali maju bersama Hary Tanoesoedibjo.
"Seperti yang tadi saya sampaikan, kami berdua dari latar belakang yang berbeda, etnis dan lain-lain. Saat kompetisi Gubernur Jakarta Bapak Jokowi dan Pak Ahok keluar sebagai pemenang yang kebetulan beliau-beliau itu dari latar belakang, dan etnis yang berbeda," ujar Ketua umum partai Hanura Wiranto, usai acara deklarasi Capres/CawapresPartai Hanura di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2013).
Dia mengatakan, dengan penetapan dirinya bersama HT dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, maka Partai Hanura memiliki kelengkapan untuk mewakili unsur sosial budaya serta latar belakang dan etnis.
"Kami tetap meyakini tradisi politik di Indonesia. Ada banyak perbedaan latar belakang dari kami berdua. Tapi, justru itu yang menguatkan kami maju sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden," tuturnya.
Untuk diketahui, sebelumnya mantan Panglima TNI tersebut pernah mencalonkan diri menjadi capres pada tahun 2004 berpasangan dengan Salahuddin Wahid.
Pada Pilpres 2009 dia kembali maju sebagai Cawapres dipasangkan dengan Jusuf Kalla (JK). Kali ini pada Pilpres 2014 mendatang, Wiranto kembali maju bersama Hary Tanoesoedibjo.
(stb)