Terkait BBM, IMM nilai pemerintah tak cerdas

Senin, 17 Juni 2013 - 16:18 WIB
Terkait BBM, IMM nilai...
Terkait BBM, IMM nilai pemerintah tak cerdas
A A A
Sindonews.com - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) memandang, pencabutan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan segera diterapkan oleh pemerintah adalah langkah yang kurang tepat untuk mengamankan keuangan negara.

"Pencabutan subsidi BBM untuk dialihkan ke sektor lain adalah bukan cara cerdas pro rakyat," ujar Ketua Umum DPD IMM DKI Jakarta, Ibnu Misbakhul Hayat dalam keterangan persnya, Senin (17/6/2013).

Menurutnya, bila pemerintah berdalih bahwa kebijakan ini untuk mengamankan keuangan negara, maka seharusnya ada hal lain yang bisa dan wajib dilakukan pemerintah. Salah satunya adalah dengan mengembalikan harta kekayaan negara yang selama ini dicuri oleh para koruptor.

"Masih banyak harta negara yang belum dikembalikan para pencuri (koruptor), dan kali ini mereka kembali mencuri hak rakyat untuk menikmati hasil bumi sendiri," tegasnya.

Untuk itu, diakui Ibnu, pihaknya mengajukan sejumlah tuntutan kepada pemerintah antara lain, kembalikan uang negara Rp118,88 miliar dari tunjangan komunikasi intensif dan belanja penunjang operasional pimpinan dari 99 Pemerintah Daerah (Pemda) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21/2007.

"Kedua, maksimalisasi sisa anggaran tahun lalu sebesar Rp56,1 triliun untuk kepentingan rakyat. Ketiga, kembalikan uang dari 15 kementerian yang merugikan negara sebesar Rp8,311,534,656,000 pada audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) 2012," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga menuntut adanya revisi Undang-undang (UU) Nomor 2/2008 tentang partai politik (parpol), PP Nomor 5/2009, dan Permendagri Nomor 24/2009 yang mengaliri parpol Rp8.675.215.464 setiap tahunnya.

"Terakhir kita minta balikkan rasio pengeluaran antara anggaran belanja pegawai banding anggaran program yang semula 70:30 menjadi 30:70," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Bisa Dihindari, Namun Perlu Formula Tepat
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved