PKS tak ingin jatah menterinya dikurangi lagi

Rabu, 05 Juni 2013 - 08:02 WIB
PKS tak ingin jatah...
PKS tak ingin jatah menterinya dikurangi lagi
A A A
Sindonews.com - Penolakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam Sekretariat Gabungan (Setgab), dinilai tak serius. Pasalnya, dalam rapat Setgab, Selasa 4 Juni 2013, malam, PKS tak hadir dan tak menyampaikan alasannya secara gamblang terkait penolakan tersebut.

Menurut aktivis 1998 dari Forum Kota (Forkot) Mixil Mina Munir, hal ini terjadi karena PKS tak berani secara terbuka menyampaikan penolakan tersebut.

"Karena seperti diketahui, jatah menteri PKS sudah dikurangi dari empat menjadi tiga," ucap Mixil saat dihubungi Sindonews, Rabu (5/6/2013).

Sebelumnya, pada awal berdirinya Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II, menteri asal PKS berjumlah empat orang, yang terdiri dari Menteri Komunikasi dan Informasi, Menteri Pertanian, Menteri Sosial dan Menristek.

"Terakhir, karena PKS tak satu suara dengan partai koalisi soal BBM, maka secara tidak langsung, PKS mendapat hukuman dengan Menristek tak lagi dijabat menteri dari PKS," ungkap Mixil.

"Tentunya dengan adanya hal demikian, pasti ada tawar-menawar politik. PKS tidak akan mau
untuk kedua kalinya jatah menterinya hilang begitu saja dan diambil oleh partai lain," pungkasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, meski diundang, pihak PKS tidak menghadiri rapat Setgab di kediaman dinas Wapres. "PKS tidak hadir," ujar Juru Bicara Wakil Presiden RI, Yopie Hidayat melalui pesan singkatnya, Selasa 4 Juni 2013, malam.

Yopie mengatakan, beberapa elite partai koalisi pendukung Pemerintahan SBY yang tergabung dalam Setgab hadir untuk membahas soal kenaikkan harga BBM. Di antaranya adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical), Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Surya Dharma Ali (SDA), dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Selain itu Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto, Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin, serta beberapa elite parpol lainnya.

"Yang hadir antara lain Ical, Hatta, Muhaimin, Surya Dharma Ali. Demokrat ada Syarif Hasan dan Amir Syamsuddin. Golkar juga ada Setya Novanto," bebernya.
(maf)
Berita Terkait
Fraksi PKS di DPR Tolak...
Fraksi PKS di DPR Tolak Rencana Kenaikan BBM Bersubsidi, Ini Alasannya
Presiden PKS Sebut Kenaikan...
Presiden PKS Sebut Kenaikan Harga BBM Akan Menambah Jumlah Warga Miskin
Sikap PKS Tolak Kenaikan...
Sikap PKS Tolak Kenaikan BBM Raih Simpati Masyarakat
PKS Sebut Dua Juta Nelayan...
PKS Sebut Dua Juta Nelayan Bisa Menganggur Jika BBM Naik
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Usai Walk Out dari Paripurna...
Usai Walk Out dari Paripurna DPR, Fraksi PKS Temui Pendemo Tolak Kenaikan BBM
Berita Terkini
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Calon Manajer Kopdes...
Calon Manajer Kopdes Tak Lagi Latihan Militer, Qodari: Pemerintah Tidak Menutup Mata
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved