Rieke sentil SBY
Sabtu, 01 Juni 2013 - 11:53 WIB
Rieke sentil SBY
A
A
A
Sindonews.com - Di Hari Kelahiran Pancasila, Politikus PDIP Rieke Dyah Pitaloka mengkritisi kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menurutnya, sebagai kepala negara seharusnya presiden bisa mengambil kebijakan politik yang kuat untuk kemajuan masyarakat, bukan hanya untuk partainya sendiri sebagaimana tercermin dari lima butir Pancasila.
"Tapi kuncinya memang harus dimulai di pimpinan nasional itu sendiri ya, kepemimpinan yang kuat bukan sekadar di AD/ART pada partainya, dia tetapi dalam kebijakan keputusan politik," kata Rieke, di Tugu Proklamasi, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/6/2013).
Menurutnya, di era saat ini Pancasila hanya sebagai tulisan namun isi lima butir dari Pancasila itu tidak terlaksana dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Ya pancasila saat ini hanya sekadar tulisan saja belum menjadi ideologi, kalau cita-cita Bung Karno kan itu," cetusnya.
Dikatakan dia, Pancasila semestinya bisa menjadi ruh bangsa yang bisa meningkatkan tiga kehidupan masyarakat meliputi politik, ekonomi dan kebudayaan.
"Seperti itu, sehingga kalau Pancasila ini benar-benar ruh bangsa trisakti di bidang politik, ekonomi dan kebudayaan," tuntasnya.
Menurutnya, sebagai kepala negara seharusnya presiden bisa mengambil kebijakan politik yang kuat untuk kemajuan masyarakat, bukan hanya untuk partainya sendiri sebagaimana tercermin dari lima butir Pancasila.
"Tapi kuncinya memang harus dimulai di pimpinan nasional itu sendiri ya, kepemimpinan yang kuat bukan sekadar di AD/ART pada partainya, dia tetapi dalam kebijakan keputusan politik," kata Rieke, di Tugu Proklamasi, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/6/2013).
Menurutnya, di era saat ini Pancasila hanya sebagai tulisan namun isi lima butir dari Pancasila itu tidak terlaksana dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Ya pancasila saat ini hanya sekadar tulisan saja belum menjadi ideologi, kalau cita-cita Bung Karno kan itu," cetusnya.
Dikatakan dia, Pancasila semestinya bisa menjadi ruh bangsa yang bisa meningkatkan tiga kehidupan masyarakat meliputi politik, ekonomi dan kebudayaan.
"Seperti itu, sehingga kalau Pancasila ini benar-benar ruh bangsa trisakti di bidang politik, ekonomi dan kebudayaan," tuntasnya.
(lal)