PKS sebagai partai dakwah diminta beri contoh baik

Rabu, 29 Mei 2013 - 06:40 WIB
PKS sebagai partai dakwah...
PKS sebagai partai dakwah diminta beri contoh baik
A A A
Sindonews.com - Belum kunjung selesai masalah impor daging sapi yang menyeret mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq (LHI). Kini partai berlambang bulan sabit kembar dan padi itu diduga menerima aliran dana dari LHI terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) nya.

Bahkan saat ini muncul kabar kalau PKS tengah menyiapkan dana untuk persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 dari tiga Kementerian yang dipimpin oleh kadernya. Maka tidak menutup kemungkinan, setiap menteri yang berasal dari partai politik (parpol) akan melakukan hal yang sama.

"Jika memang ada keputusan politik dari elite PKS untuk menyiapkan dana Rp2 triliun guna persiapan Pileg 2014 dari Kementerian yang dipimpin kader mereka, maka isu tentang Kementerian dijadikan ATM (Anjungan Tunai Mandiri) oleh parpol bukan isapan jempol belaka. Cara seperti ini harus dicegah," kata Senior Researcher di Founding Fathers House (FFH) Dian Permata kepada Sindonews, Rabu (29/5/2013).

Dia juga mengatakan, jika PKS terbukti melakukan itu untuk kepentingan pesta demokrasi, maka partai tersebut tidak layak dikatakan bersih.

"Apabila itu benar-benar terjadi, cara PKS itu sangat tidak elegan. Mencederai nilai demokrasi," kata pria jebolan University Sains Malaysia (USM) ini.

Pada kesempatan itu dia menjelaskan, uang yang ada di setiap Kementerian merupakan uang masyarakat Indonesia. Seharusnya, PKS sebagai partai yang mengedepankan dakwan bisa memberikan contoh yang baik.

"Uang yang mereka peroleh berasal dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) yang notabene adalah uang rakyat yang berasal dari kutipan pajak dan lainnya. Di sisi lain juga menegasikan fatsun politik yang mereka usung sendiri. Sebagai partai kader dan bersih," papar Dian.

Sekadar diketahui, Kementerian yang dipimpin oleh PKS adalah Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Pertanian (Kementan).

Sebelumnya Yudi Setiawan mengaku, mendapatkan informasi soal target dana kampanye PKS Rp2 triliun. Menurut dia, dirinya bertemu dengan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dan Ahmad Fathanah (AF) 12 Juli 2012 di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Target dana ini diperoleh melalui tiga kementerian yang kursi menterinya diisi oleh kader PKS. Ketiga kementerian itu adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika Rp500 miliar, Kementerian Pertanian Rp1 triliun, dan Kementerian Sosial Rp500 miliar.
(mhd)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
PKS Nilai Survei Kepercayaan...
PKS Nilai Survei Kepercayaan Publik ke Pemerintah Menurun Harus Jadi Alarm
Berita Terkini
Habiburokhman Tegaskan...
Habiburokhman Tegaskan Komisi III DPR Bakal Terus Kawal Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Gus Lilur Minta Penggeledahan...
Gus Lilur Minta Penggeledahan 12 Lokasi Jangan Digiring Pertarungan Polisi Vs Jaksa
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Sekjen DPP Propindo...
Sekjen DPP Propindo Dukung Kortas Tipikor-Polda Metro Usut Tiga Kasus Korupsi
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kenakan Rompi Oranye usai Diperiksa KPK, Langsung Ditahan
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved