PKS Nilai Survei Kepercayaan Publik ke Pemerintah Menurun Harus Jadi Alarm

Senin, 19 Juli 2021 - 13:45 WIB
loading...
PKS Nilai Survei Kepercayaan...
PKS mendorong Presiden Jokowi beserta seluruh stakeholder pemerintah lebih serius untuk memperbaiki kinerjanya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyebut tingkat kepercayaan publik kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani pandemi virus Corona (Covid-19) mencapai titik terendah selama empat bulan terakhir dinilai jadi alarm bagi pemerintah.

Baca juga: LSI Ungkap Penilaian Publik terhadap Kinerja Jokowi dan Ma'ruf

Dalam survei itu, tingkat kepercayaan kepada Presiden Jokowi selama empat bulan terakhir turun dari 56,5 persen menjadi 43 persen untuk menangani Pandemi Covid-19.

"Untuk pertama kalinya selama masa pandemi Covid-19 ini di bulan Juni, tingkat kepercayaan pada Presiden di bawah 50 persen. Tentu temuan survei ini menjadi alarm bagi pemerintahan Presiden Jokowi," ujar Ketua Departemen Politik DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nabil Ahmad Fauzi kepada SINDOnews, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Survei LSI Sebut 30% Masyarakat Tak Takut Covid-19

PKS mendorong Presiden Jokowi beserta seluruh stakeholder pemerintah lebih serius untuk memperbaiki kinerjanya. "Hal ini penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap kemampuan pemerintah dalam membangkitkan ekonomi nasional dan penanganan pandemi," katanya.

Dia menambahkan, beberapa hari ini beredar kabar betapa Presiden Jokowi mulai gerah dan galau dengan pro kontra yang ditimbulkan oleh para pembantunya di kabinet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Almuzzammil: Milad ke-24...
Almuzzammil: Milad ke-24 PKS Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Respons Usulan KPK,...
Respons Usulan KPK, PKS Akui Sudah Batasi Masa Jabatan Ketum Maksimal 2 Periode
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Pimpin PKS Jabar, Abah...
Pimpin PKS Jabar, Abah Iwan: Pelayanan, Advokasi, dan Keberpihakan Adalah Napas Perjuangan Kita
Legawa Hasil Pilkada...
Legawa Hasil Pilkada Jakarta, PKS: Semoga Pemimpin Baru Melayani Rakyat
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved