Cegah politik dinasti, PKS larang pasutri nyaleg

Jum'at, 12 April 2013 - 11:53 WIB
Cegah politik dinasti,...
Cegah politik dinasti, PKS larang pasutri nyaleg
A A A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melarang pasangan suami istri yang menjadi kader mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Larangan itu untuk mencegah politik dinasti.

"Ketentuan baru, kita tidak ada pencalonan suami istri untuk bersama-sama sebagai caleg dari PKS. Untuk mencegah dinasti atau politik kekuasaan berkeluarga," jelas Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid saat dihubungi wartawan, Jumat (12/4/2013).

Alasan lain larangan pasutri mendaftar caleg secara bersamaan tidak sesuai dengan azas pengkaderan PKS.

"Selain itu, kita ini adalah partai yang berlandaskan kaderisasi. Dengan tidak adanya politik dinasti akan memberikan kesempatan bagi kader lain untuk maju sebagai caleg," terangnya.

Menurut Ketua Fraksi PKS ini jika pasutri sama-sama nyaleg dikhawatirkan akan mengganggu psikologis dan perhatian di dalam keluarga, khususnya untuk anak-anak mereka.

"Anak-anak mendapat perhatian penting dari kami. Jika kedua orangtuanya terpilih sebagai anggota DPR, DPD atau DPRD secara bersamaan, maka dikhawatirkan perkembangan anak-anaknya menjadi terbengkalai," jelasnya.

Kader PKS yang saat ini menduduki jabatan sebagai pejabat publik, pasangannya baik itu suami maupun istri, juga dilarang untuk mencalonkan diri sebagai caleg. "Intinya sama, kita menghindari politik dinasti yang ada," tuntasnya.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved