Din Syamsuddin ingatkan Densus soal penggerebekan teroris

Kamis, 11 April 2013 - 14:22 WIB
Din Syamsuddin ingatkan...
Din Syamsuddin ingatkan Densus soal penggerebekan teroris
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengingatkan Polri, khususnya Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror, agar tidak merusak simbol dan atribut keagamanan saat penggerebekan teroris.

Menurut dia, jika hal itu dilakukan, maka bukan tidak mungkin masyarakat yang mengetahui aksi penggerebekan itu justru menjadi simpati dengan aksi teror ketimbang pemberantasannya.

"Berhentikan merusak simbol agama, terutama agama Islam melalui intervensi terorisme. Tolong jangan merusak mengenai atribut umat Islam saat penggerebekan," kata Din saat membuka diskusi publik bertema Memberantas Terorisme Tanpa Teror dan Melanggar HAM di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2013).

"Sekali melakukan serangan dari itu, jadi bisa terpengaruh dan menimbulkan kebencian (aksi penggerebekan teror)," ucapnya.

Tak hanya itu, Din juga mengingatkan, agar Densus 88 dapat mengindari anak-anak dalam melakukan penggerebekan aksi teror. Dikatakan dia, jika ini juga terjadi bukan tak mungkin menimbulkan kerusakan psikologi anak tersebut.

"Saya mendapat informasi, di Poso anak-anak melihat ibu-ibu dan bapaknya di bantai, itu menjadi anak camp yang menimbulkan dendam kesumat itu, ini juga harus bisa dihindari," tuntasnya.
(maf)
Berita Terkait
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
Deretan Pedoman Polri...
Deretan Pedoman Polri dalam Menjamin Profesionalitas dan Netralitas di Pemilu 2024
PPP Sebut Revisi UU...
PPP Sebut Revisi UU ITE Bisa Jadi Bagian dari Profesionalitas Polri
Soliditas dan Profesionalitas:...
Soliditas dan Profesionalitas: Modal MAPPI Hadapi Gelombang Besar
Profesionalitas Harus...
Profesionalitas Harus Jadi Pertimbangan Utama Pemilihan Kapolri Bukan Agama
Kunjungi Korps Marinir...
Kunjungi Korps Marinir Surabaya, KSAL Berpesan Tetap Pertahankan Profesionalitas
Berita Terkini
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Yusril Ungkap Modus 'Permainan' di Jajaran Imigrasi
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved