Akbar: Capres harus diproses melalui konstitusional

Jum'at, 15 Maret 2013 - 14:28 WIB
Akbar: Capres harus...
Akbar: Capres harus diproses melalui konstitusional
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua DPR Periode 1999-2004 Akbar Tandjung meminta, siapapun calon presiden (Capres) 2014 mendatang harus memenuhi mekanisme konstitusional. pasalnya, hal itu sudah ditetapkan dalam peraturan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Hal itu menanggapi pertemuan tujuh purnawirawan TNI yang menyerahkan nama calon presiden (Capres) kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pertemuannya beberapa waktu lalu.

"Kalau mereka mencalonkan atau katakanlah menyebut-nyebut nama, sebagai jenderal yang memperhatikan masalah kehidupan bangsa, politik, bisnis, mereka punya hak sampaikan usulan. Tapi semua itu tentu harus diproses melalui mekanisme konstitusional," katanya usai menghadiri Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-28 di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2013).

Pada kesempatan itu, dia menjelaskan, seseorang hanya bisa maju sebagai Capres dengan persyaratan yang telah ditentukan dalam peraturan Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Seorang calon presiden dicalonkan oleh partai politik atau gabungan parpol yang memenuhi persyaratan untuk mencalonkan presiden," terangnya.

Mantan Ketua DPR periode 1999-2004 ini menambahkan, nama-nama calon yang akan dicalonkan sebagai Capres haruslah memenuhi suara pada pemilihan legislatif pada Pemilu 2014 mendatang.

"Menurut UU (undang-undang) yaitu mempunyai dukungan kursi di DPR sekurang-kurangnya 20 persen atau dukungan suara hasil pemilu 25 persen," tuturnya.

Sebelumnya, tujuh mantan Jenderal TNI bertemu dengan SBY di Istana Negara Jakarta, dalam pertemuan itu sejumlah jenderal tersebut menyodorkan beberapa nama yang laik menjadi Capres 2014 mendatang.
(mhd)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved