Nasaruddin Umar terancam dipecat dari Wamenag

Selasa, 05 Maret 2013 - 18:02 WIB
Nasaruddin Umar terancam...
Nasaruddin Umar terancam dipecat dari Wamenag
A A A
Sindonews.com - Pihak Kementerian Agama (Kemenag) pasrah, jika nantinya Wakil Menteri Agama (Wamenag) Nasaruddin Umar terbukti terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran.

Inspektur Jenderal Kemenag, M Jasin mengaku, menyerahkan nasib Nasaruddin Umar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kita menyerahkan seluruhnya kepada KPK," ujar M Jasin di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2013).

Jasin mengungkapkan, jika terbukti terlibat pada kasus tersebut, mantan Dirjen Bimas Islam itu bisa diberikan sanksi pemecatan.

"PNS (Pegawai Negeri Sipil) kan tentunya menunggu sampai statusnya dan dinyatakan inkhract. Jadi proses penegak hukum kita mengikuti perundangan yang berlaku," tutur mantan Wakil Ketua KPK itu.

Lebih lanjut Jasin mengatakan, bahkan hukuman pemecatan tersebut bisa dipercepat meskipun proses hukum tengah berjalan. Dia menambahkan, tim internal dari Inspektorat jenderal (Itjen), akan bergerak ketika KPK memutuskan untuk menjadikan Nasaruddin Umar sebagai tersangka.

"Kalau dari hasil Itjen sendiri kita bisa langsung melakukan pemecatan sampai pemberhentian tidak hormat. Jadi kalau belum tersangka pun tapi kalau kita (Irjen) sudah mendapatkan pelanggaran PP 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai ya kita bisa memecat," katanya.

Seperti diketahui, sebelumnya Nasaruddin Umar disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran dan laboratorium komputer di Kemenag.

Hal tersebut, seperti diutarakan Abdul Karim saksi yang dihadirkan pada saat persidangan terdakwa mantan anggota DPR, Zulkarnaen Djabar, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis 28 Februari 2013.
(maf)
Berita Terkait
Terkait Korupsi Proyek...
Terkait Korupsi Proyek Kemenag, Tersangka Undang Sumantri Kembali Diperiksa KPK
Kurangi Hukuman Rommy,...
Kurangi Hukuman Rommy, Ini Pertimbangan PT DKI Jakarta
Busyro Apresiasi Langkah...
Busyro Apresiasi Langkah KPK Ajukan Kasasi Kasus Rommy
Tak Perlu Berprasangka,...
Tak Perlu Berprasangka, Hormati Setiap Putusan Pengadilan
Rommy Bebas, Pengamat:...
Rommy Bebas, Pengamat: Dari Perspektif HAM Memang Demikian
Hukuman Dipotong, Eks...
Hukuman Dipotong, Eks Ketum PPP Romahurmuziy Bisa Bebas Pekan Depan
Berita Terkini
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved