Video kekerasan terduga teroris bukan dilakukan Densus 88

Selasa, 05 Maret 2013 - 14:52 WIB
Video kekerasan terduga...
Video kekerasan terduga teroris bukan dilakukan Densus 88
A A A
Sindonews.com - Sebuah video yang menggambarkan Densus 88 menyiksa beberapa orang yang diduga tertuduh teroris beredar di dunia maya. Video berdurasi sekira 13 menit lebih itu, diunggah ke situs Youtube berjudul "Video kekejaman Densus 88".

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Edi Hasibuan mengatakan, menurut informasi yang diterimanya, oknum dalam video tersebut bukan dilakukan oleh Densus 88 antiteror.

"Diduga yang melakukan bukan Densus, tapi terindikasi dari Brimob. Tapi, masih diduga ya," kata Edi, saat berkunjung ke Gedung Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2013).

Edi mengakui, baik Densus maupun Brimob, jika terbukti melakukan tindak kekerasan dengan mengesampingkan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam melaksanakan tugasnya, harus ditindak tegas.

"Siapapun itu, mau dari Densus dan Brimob harus ditindak. Tapi memang, ada informasi yang kami terima itu dari Brimob," terangnya.

Saat disinggung apakah Densus perlu dibubarkan, jika terbukti melakukan penganiayaan tehadap terduga teroris, Edi menjawab belum perlu.

"Tidak perlu dibubarkan, kita masih membutuhkan Densus. Kalau salah, harus ditindak oknumnya," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
Deretan Pedoman Polri...
Deretan Pedoman Polri dalam Menjamin Profesionalitas dan Netralitas di Pemilu 2024
PPP Sebut Revisi UU...
PPP Sebut Revisi UU ITE Bisa Jadi Bagian dari Profesionalitas Polri
Soliditas dan Profesionalitas:...
Soliditas dan Profesionalitas: Modal MAPPI Hadapi Gelombang Besar
Profesionalitas Harus...
Profesionalitas Harus Jadi Pertimbangan Utama Pemilihan Kapolri Bukan Agama
Kunjungi Korps Marinir...
Kunjungi Korps Marinir Surabaya, KSAL Berpesan Tetap Pertahankan Profesionalitas
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved