Operasi Densus 88 mengerikan, banyak yang trauma

Senin, 04 Maret 2013 - 13:58 WIB
Operasi Densus 88 mengerikan,...
Operasi Densus 88 mengerikan, banyak yang trauma
A A A
Sindonews.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror terus mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Hal itu terkait dengan beredarnya video kekejaman Densus 88 saat melakukan penangkapan terhadap terduga teroris.

Direktur Eksekutif Center for Indonesian Reform (CIR), Sapto Waluyo mengatakan, beredarnya video tersebut ke situs Youtube, merupakan sebagian kecil bukti yang sudah dilakukan Densus 88 terhadap pihak yang baru diduga teroris.

"Sejak terbentuknya Densus pada 26 Agustus 2004. Operasi yang dilakukan selama sembilan tahun ini lebih mengerikan. Banyak saksi mata, korban atau keluarganya yang mengalami trauma," kata Sapto kepada Sindonews, Senin (4/03/2013).

Karena itu, dia mendukung usulan berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk mengevaluasi Densus 88 Anti Terorisme, bahkan membubarkannya jika perlu.

"Sebenarnya tanpa perlu didesak Ormas atau LSM, Mabes Polri harus melakukan evaluasi total terhadap eksistensi dan kinerja Densus," pungkasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap oknum Densus 88 antiteror yang melakukan kekerasan di Sulawesi Tengah (Sulteng) ke peradilan.

"Sekarang Brimob (Brigade Mobil) sudah diperiksa. Kita tunggu nanti di peradilan," kata Timur saat ditemui di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu 3 Maret 2013.

Kendati demikian, dia enggan memberitahukan, berapa orang anggotanya yang sudah menjalani pemeriksaan terkait dengan video kekerasan Densus 88 itu. Dia malah meminta, semua pihak untuk bersabar menunggu hasil dari pemeriksaan yang terus dilakukan.

"Tunggu saja, yang ada di Sulawesi Tengah ya. Kita tunggu ya hasilnya. Saya kira sudah diproses," ucapnya.
(maf)
Berita Terkait
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
Deretan Pedoman Polri...
Deretan Pedoman Polri dalam Menjamin Profesionalitas dan Netralitas di Pemilu 2024
PPP Sebut Revisi UU...
PPP Sebut Revisi UU ITE Bisa Jadi Bagian dari Profesionalitas Polri
Soliditas dan Profesionalitas:...
Soliditas dan Profesionalitas: Modal MAPPI Hadapi Gelombang Besar
Profesionalitas Harus...
Profesionalitas Harus Jadi Pertimbangan Utama Pemilihan Kapolri Bukan Agama
Kunjungi Korps Marinir...
Kunjungi Korps Marinir Surabaya, KSAL Berpesan Tetap Pertahankan Profesionalitas
Berita Terkini
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved