Sejak dibentuk, Densus 88 selalu langgar HAM

Minggu, 03 Maret 2013 - 09:28 WIB
Sejak dibentuk, Densus...
Sejak dibentuk, Densus 88 selalu langgar HAM
A A A
Sindonews.com - Juru Bicara (Jubir) Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengatakan, keberadaan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 harus dievaluasi, bahkan bila perlu dibubarkan.

"Sejak dibentuk Densus 88, selalu melanggar HAM (Hak Asasi Manusia) dan harus dibubarkan Densus 88," ucap Munarman kepada Sindonews, Minggu (3/3/2013).

Menurutnya, tugas dan fungsi Densus 88 sebaiknya dilakukan oleh badan yang sejenis dan berada di dalam organisasi Polri.

"Serahkan saja pada unit-unit reguler yang ada, di Bareskrim (Badan Reserse Kriminal Polri) ada unit satuan Kamneg (Kemanan Negara)," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, apa yang diucapkannya tersebut, merupakan hasil dari data dan fakta yang telah FPI kumpulkan. Menurut Munarman, FPI sudah menyuarakan pembubaran Densus 88 sejak 2006 silam.

"Sejak 2006 FPI sudah menyuarakan pembubaran Densus 88. Data dan fakta yang sudah dimiliki FPI banyak, mulai dari extra judicial killing, sampai obstruction of justice," pungkasnya.

Seperti diketahui, sebuah video yang menggambarkan Densus 88 menyiksa beberapa orang yang diduga tertuduh teroris beredar di dunia maya. Video berdurasi sekira 13 menit lebih itu, diunggah ke situs Youtube berjudul "Video kekejaman Densus 88".

Dalam video tersebut, digambarkan penyiksaan terhadap orang yang disangka teroris. Rekaman itu menunjukkan sikap para anggota Densus 88 yang kejam menindas terduga teroris.

Video tersebut diduga memiliki kesamaan dengan video yang diceritakan dan digambarkan oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin ketika menyerahkan video kekerasan aparat kepada Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis 28 Februari 2013.
(maf)
Berita Terkait
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
Deretan Pedoman Polri...
Deretan Pedoman Polri dalam Menjamin Profesionalitas dan Netralitas di Pemilu 2024
PPP Sebut Revisi UU...
PPP Sebut Revisi UU ITE Bisa Jadi Bagian dari Profesionalitas Polri
Soliditas dan Profesionalitas:...
Soliditas dan Profesionalitas: Modal MAPPI Hadapi Gelombang Besar
Kunjungi Korps Marinir...
Kunjungi Korps Marinir Surabaya, KSAL Berpesan Tetap Pertahankan Profesionalitas
Profesionalitas Harus...
Profesionalitas Harus Jadi Pertimbangan Utama Pemilihan Kapolri Bukan Agama
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved