Ulil: SBY tak terkejut dengan buka-bukaannya Anas

Rabu, 27 Februari 2013 - 21:17 WIB
Ulil: SBY tak terkejut...
Ulil: SBY tak terkejut dengan buka-bukaannya Anas
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diyakini tidak akan terkejut, jika mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum buka-bukaan soal bailout Bank Century.

"Kalau Mas Anas dalam halaman politik soal Century, kalau novel tidak mengandung surprise. Tidak ada kejutan," kata Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla, usai jumpa pers di warung daun, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2013).

Katanya, pihaknya sudah menduga hal tersebut. "Plot (alur) itu sudah kita duga sebetulnya," klaimnya.

Bahkan, dia menantang Anas bisa memberi kejutan seperti yang telah diucapkannya saat jumpa pers di kantor DPP Partai Demokrat pada Sabtu 23 Februari 2013 lalu.

"Kami justru meminta Mas Anas membuka halaman yang memberi kejutan. Kalau isinya Bank Century bukan mengejutkan. Kalau Century mau dibuka silakan," katanya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Anas Urbaningrum menegaskan, apa yang terjadi pada dirinya setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK bukanlah akhir dari segalanya. Namun, hal itu merupakan awal dari segalanya.

"Barangkali ada yang berpikir ini adalah akhir dari segalanya. Hari ini saya nyatakan, ini baru permulaan. Ini adalah awal sebuah langkah berat. Ini baru halaman pertama. Masih banyak halaman berikutnya yang akan kita buka dan baca bersama untuk kebaikan," kata Anas dalam konferensi persnya di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat No 7, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu 23 Februari 2013 lalu.

Mengenakan jaket almamater Partai Demokrat, Anas tampak tenang menyampaikan pidatonya. Setiap kalimat yang keluar dari mulutnya tertata rapi. Bahasa yang dipergunakan halus namun tajam. Sesekali ia memberi penekanan dengan mengayunkan telunjuknya ke arah depan.

Anas menuturkan, dirinya akan tunduk pada proses hukum yang berlaku. Dalam kondisi apapun, ia berjanji akan tetap berkomitmen untuk memberikan hal yang berharga bagi masa depan politik di Indonesia.

"Ini bukan tutup buku. Ini pembukaan halaman pertama. Saya yakin halaman berikutnya akan makin bermakna bagi kepentingan kita bersama," katanya.

Dalam pidato pengunduran dirinya, Anas tak lupa mengucapkan rasa terimakasih. Anas mengatakan akan terus menjadi sahabat. Ia kembali menegaskan pernyataan bahwa banyak buku yang akan dibaca bersama.

"Buku-buku itu jangan dipahami dalam perspektif yang ngeres. Tapi dalam positif dan konstruktif, kemaslahatan, dan perbaikan yang lebih besar," ucapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved