JK: Ical harus belajar nyanyi lagi

Kamis, 21 Februari 2013 - 15:19 WIB
JK: Ical harus belajar...
JK: Ical harus belajar nyanyi lagi
A A A
Sindonews.com - Mantan Wakil Presiden, M Jusuf Kalla (JK) menyindir Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) yang sudah lebih dahulu deklarasi sebagai calon presiden (Capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Menurutnya, Golkar adalah partai besar, sayangnya Ical sebagai capres, dianggap belum memiki potensi yang cukup untuk menjadi capres.

"Sekarang kita lihat band yang terbaik Golkar, tetapi penyanyinya (Aburizal) masih harus belajar nyanyi lagi," canda JK, dalam diskusi dan bedah buku berjudul 'Perang Bintang 2014: Konstelasi dan Prediksi Pemilu dan Pilpres' di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (21/2/2013).

Pernyataan JI tersebut, sebagai analogi situasi politik di Indonesia menjelang Pilpres 2014. Menurutnya, situasi saat ini laiknya sebuah band dengan vokalisnya. Di mana vokalisnya orang yang akan diajukan sebagai calon presiden (Capres) 2014, sedangkan bandnya merupakan partai politik (Parpol).

"Masyarakat sebagai pemilih itu pendengar mereka (capres dan parpol). Jadi 2014, seperti pertandingan band dan penyanyi. Itu yang yang dicari band dan penyanyi terbaik yang dipilih," ucapnya.

Lebih lanjut JK mengungkapkan, partai kedua ialah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), JK berpendapat, kalau Megawati akan mencalonkan dirinya kembali, dia belum memiliki pasangan yang mampu meningkatkan elektabilitasnya.

"Kalau PDIP, ada bandnya, tetapi perlu ada pendampingnya lagi vokalisnya itu," terangnya.

Sementara itu, ketika disinggung apakah dirinya akan mencalonkan sebagai capres meski tidak dicalonkan dari Partai Golkar, JK belum dapat memastikan.

"Saya ini kan katanya vokalis, tetapi tidak punya band (partai) itu. Itu nanti saja, kita lihat fans (pemilih) nya dahulu mau mendengarkan saya atau tidak," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved