Yusril malas diskusi dengan Adnan Buyung

Senin, 21 Januari 2013 - 22:21 WIB
Yusril malas diskusi...
Yusril malas diskusi dengan Adnan Buyung
A A A
Sindonews.com - Hari ini Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu) menggelar sidang ajudikasi untuk 17 partai politik (Parpol) yang mengajukan gugatan terhadap hasil verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sidang ajudikasi yang dimulai sekira pukul 20:00 WIB ini, Bawaslu memediasi antara KPU dengan Partai Kedaulatan, Partai Damai Sejahtera (PDS) dan Partai Bulan Bintang (PBB) secara terpisah diruangan yang berbeda.

Untuk di ruang sidang ajudikasi PBB ini terjadi situasi yang memanas. Pengacara senior Adnan Buyung Nasution hadir selaku kuasa hukum KPU.

Dalam sidang tersebut, Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menuding, Adnan Buyung Nasution, adalah kuasa hukum KPU yang ilegal.

Sebab, Adnan Buyung Nasution tidak kantongi surat kuasa dari KPU untuk menghadiri sidang ajudikasi yang melibatkan KPU dengan PBB tersebut. Hal itu diperparah dengan tidak ada seorang pun pihak KPU yang hadir dalam sidang ajudikasi PBB itu.

"Saat sidang mediasi, mereka (KPU) tidak datang. Yang datang Adnan Buyung serta kuasa hukum lainnya. Saat kita berdialog, saya tanya, mana surat kuasa untuk Adnan Buyung hadir di sidang ini. Ternyata tidak ada. Jadi, kita ngapain ini kita diskusi dengan Buyung, orang kuasa hukumnya ilegal kok. Malas saya, ngapain saya. Mending saya keluar (ruang sidang)," ujar Yusril Ihza Mahendra kepada wartawan disela-sela sidang di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013).

Yusril pun mengaku dilecehkan pihak KPU, lantaran tidak ada seorangpun pihak KPU yang hadir di sidang ajudikasi PBB di Bawaslu malam ini.

"Adnan Buyung hanya punya kuasa untuk hadir di mediasi dengan Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved