Pedagang terompet mulai penuhi alun-alun
Jum'at, 28 Desember 2012 - 11:13 WIB
Pedagang terompet mulai penuhi alun-alun
A
A
A
Sindonews.com - Pedagang terompet menjelang tahun baru 2013 di Kota Tegal mulai marak bahkan mereka sudah membuat tenda di berbagai lokasi strategis yakni di seputaran alun-alun kota setempat.
"Kami datang ke Tegal sejak pekan tanggal 10 Desember bersama rombongan dari Wonogiri, khusus menjual terompet tahun baru ke Tegal," kata seorang pedagang terompet Damto (34), Jumat (28/12/2012) di Alun-alun Kota Tegal..
Ia mengatakan, bila menyambut tahun baru Tegal sangat potensi meraup keuntungan karena pembelinya cukup banyak.
Para pedagang itu sebagian besar menjualnya dengan membawa keranjang besar dan membuat tenda khusus menjual terompet.
Harga terompet itu bervariasi mulai dari biasa, bentuk kepala naga dan jenis lainnya dengan harga terjangkau yaitu mulai Rp5.000-Rp20.000 per buah.
Sedangkan harga grosir untuk dijual ke pedagang pengecer lainnya diberikan potongan harga khusus, sehingga pedagang lokal bisa mendapat keuntungan.
Omset jualan terompet mengalami peningkatan yaitu rata-rata Rp 100 ribu-Rp500 ribu per hari. Bahkan bisa lebih dari itu bila saat ramai jelang tahun baru.
Seorang pedagang pengecer terompet lainnya Abdul (31) mengatakan, peminat terompet itu mulai marak, terutama kalanganan anak-anak.
Biasanya pembeli terompet itu akan meningkat lagi dua hari menjelang pergantian tahun.
"Satu atau dua hari dekat tahun baru, biasanya laris sekali penjualannya," terangnya.
"Kami datang ke Tegal sejak pekan tanggal 10 Desember bersama rombongan dari Wonogiri, khusus menjual terompet tahun baru ke Tegal," kata seorang pedagang terompet Damto (34), Jumat (28/12/2012) di Alun-alun Kota Tegal..
Ia mengatakan, bila menyambut tahun baru Tegal sangat potensi meraup keuntungan karena pembelinya cukup banyak.
Para pedagang itu sebagian besar menjualnya dengan membawa keranjang besar dan membuat tenda khusus menjual terompet.
Harga terompet itu bervariasi mulai dari biasa, bentuk kepala naga dan jenis lainnya dengan harga terjangkau yaitu mulai Rp5.000-Rp20.000 per buah.
Sedangkan harga grosir untuk dijual ke pedagang pengecer lainnya diberikan potongan harga khusus, sehingga pedagang lokal bisa mendapat keuntungan.
Omset jualan terompet mengalami peningkatan yaitu rata-rata Rp 100 ribu-Rp500 ribu per hari. Bahkan bisa lebih dari itu bila saat ramai jelang tahun baru.
Seorang pedagang pengecer terompet lainnya Abdul (31) mengatakan, peminat terompet itu mulai marak, terutama kalanganan anak-anak.
Biasanya pembeli terompet itu akan meningkat lagi dua hari menjelang pergantian tahun.
"Satu atau dua hari dekat tahun baru, biasanya laris sekali penjualannya," terangnya.
(ysw)