Pengamanan Tahun Baru diperketat
Kamis, 27 Desember 2012 - 19:55 WIB
Pengamanan Tahun Baru diperketat
A
A
A
Sindonews.com - Guna mengantisipasi kriminalitas yang terjadi saat pergantian Tahun Baru maka Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal segera meningkatkan pengamanan kota khususnya rumah kosong yang ditinggalkan berlibur penghuninya. Mengingat berbagai kemungkinan yang berakibat ketidakkondusifan bisa saja terjadi dalam rumah kosong.
Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin mengingatkan agar penghuni rumah yang meninggalkan rumahnya karena berlibur, untuk mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan, seperti kerawanan pencurian.
"Rumah-rumah yang mungkin kosong agak lama itu diharapkan berkoordinasi dengan polsek. Dengan data yang masuk ke polsek setempat nantinya polisi akan melakukan kontrol," katanya di Kota Tegal, Kamis (27/12/2012).
Sebab, tidak sedikit rumah kosong karena ditinggalkan penghuninya berlibur, justru mengalami pencurian karena lemahnya koordinasi dengan polisi. Karena itu, pemerintah berharap agar hal itu bisa dihindari.
Tidak hanya itu, untuk memperketat pengamanan tahun baru lainnya adalah kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di setiap kelurahan.
"Siskamling berguna untuk memberi rasa takut bagi mereka yang hendak melakukan tindakan kejahatan," ujarnya.
Lantaran, kecenderungannya kejahatan terjadi saat suasana lingkungan sedang sepi dan tanpa pengawasan. Pihaknya juga mengimbau kepada anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda), pemerintah, dan masyarakat untuk sama-sama menjaga kekondusifan, terutama saat tahun baru.
Ia juga menitikberatkan pada kemungkinan terjadinya praktik prostitusi di tempat hiburan sebab itu berpeluang mengundang konflik atau ketidakkondusifan kota. Misalnya tempat hiburan malam, lesehan dan rumah kos.
Pihaknya meminta dinas terkait untuk aktif melakukan razia agar tidak terjadi praktik prostitusi terselubung di tempat-tempat tersebut. "Harapannya, semua warga bisa mematuhi itu," ujarnya.
Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin mengingatkan agar penghuni rumah yang meninggalkan rumahnya karena berlibur, untuk mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan, seperti kerawanan pencurian.
"Rumah-rumah yang mungkin kosong agak lama itu diharapkan berkoordinasi dengan polsek. Dengan data yang masuk ke polsek setempat nantinya polisi akan melakukan kontrol," katanya di Kota Tegal, Kamis (27/12/2012).
Sebab, tidak sedikit rumah kosong karena ditinggalkan penghuninya berlibur, justru mengalami pencurian karena lemahnya koordinasi dengan polisi. Karena itu, pemerintah berharap agar hal itu bisa dihindari.
Tidak hanya itu, untuk memperketat pengamanan tahun baru lainnya adalah kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di setiap kelurahan.
"Siskamling berguna untuk memberi rasa takut bagi mereka yang hendak melakukan tindakan kejahatan," ujarnya.
Lantaran, kecenderungannya kejahatan terjadi saat suasana lingkungan sedang sepi dan tanpa pengawasan. Pihaknya juga mengimbau kepada anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda), pemerintah, dan masyarakat untuk sama-sama menjaga kekondusifan, terutama saat tahun baru.
Ia juga menitikberatkan pada kemungkinan terjadinya praktik prostitusi di tempat hiburan sebab itu berpeluang mengundang konflik atau ketidakkondusifan kota. Misalnya tempat hiburan malam, lesehan dan rumah kos.
Pihaknya meminta dinas terkait untuk aktif melakukan razia agar tidak terjadi praktik prostitusi terselubung di tempat-tempat tersebut. "Harapannya, semua warga bisa mematuhi itu," ujarnya.
(hyk)