Politik pragmatis, anggaran negara rawan dijarah
Sabtu, 22 Desember 2012 - 16:58 WIB
Politik pragmatis, anggaran negara rawan dijarah
A
A
A
Sindonews.com – Sistem politik pragmatis yang membuat kebanyakan pejabat publik menempuh jalur uang untuk melanggengkan karir politiknya. Cara pintas ini juga yang ditempuh para politikus yang miskin ide dan gagasan untuk memperkuat pengaruhnya.
"Tahun 2013 akan menjadi tahun politik. Suhu politik akan memanas tajam," ujar politikus muda dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo dalam perbincangannya dengan Sindonews melalui sambungan telepon, Sabtu (22/12/2012).
Maka itu, Wakil Ketua Komisi II DPR ini mengatakan pentingnya pengawasan ekstra ketat dalam penggunaan anggaran negara, baik di pusat maupun daerah. Harapannya, tindakan korupsi dapat dikurangi.
"Maka anggaran negara atau daerah harus mendapatkan perhatian ekstra, karena cukup rawan penjarahan. Parpol sejak sekarang sudah harus menyiapkan kader-kader terbaiknya agar pertarungan politik berbingkai etika, mendidik dan menghindari politik wani piro," tukasnya.
"Tahun 2013 akan menjadi tahun politik. Suhu politik akan memanas tajam," ujar politikus muda dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo dalam perbincangannya dengan Sindonews melalui sambungan telepon, Sabtu (22/12/2012).
Maka itu, Wakil Ketua Komisi II DPR ini mengatakan pentingnya pengawasan ekstra ketat dalam penggunaan anggaran negara, baik di pusat maupun daerah. Harapannya, tindakan korupsi dapat dikurangi.
"Maka anggaran negara atau daerah harus mendapatkan perhatian ekstra, karena cukup rawan penjarahan. Parpol sejak sekarang sudah harus menyiapkan kader-kader terbaiknya agar pertarungan politik berbingkai etika, mendidik dan menghindari politik wani piro," tukasnya.
(kur)