Dalami kasus Century KPK panggil Direktur Pengawasan BI
Jum'at, 21 Desember 2012 - 14:00 WIB
Dalami kasus Century KPK panggil Direktur Pengawasan BI
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus bailout Bank Century. Hari ini, Direktur Pengawasan Bank Indonesia Zainal Abidin dipanggil untuk diperiksa.
Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, Zainal Abidin sebagai saksi untuk dua tersangka mantan anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya dan Siti Chodiyah Fajriyah.
“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk BM dan SCF,“ terang Priharsa singkat melalui telepon Jumat (21/12/2012)
Zainal Abidin merupakan salah satu pejabat BI yang mengetahui proses bailout Bank Century itu. Sebab, Zainal Abidin pernah mengirimkan surat tertanggal 30 Oktober 2008 kepada mantan Gubernur BI yakni Boediono dan Siti Chodiyah Fadjrijah selaku anggota Dewan Gubernur BI Bidang Pengawasan Bank Umum yang isinya secara tegas menyebutkan Bank Century tidak memenuhi syarat untuk memperoleh Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP).
Di dalam surat tersebut, juga terdapat tulisan tangan sebagai bentuk pesar dari Gubernur BI kala itu, sehari setelahnya, agar masalah Bank Century dibantu, sehingga tidak ada bank yang gagal.
Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, Zainal Abidin sebagai saksi untuk dua tersangka mantan anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya dan Siti Chodiyah Fajriyah.
“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk BM dan SCF,“ terang Priharsa singkat melalui telepon Jumat (21/12/2012)
Zainal Abidin merupakan salah satu pejabat BI yang mengetahui proses bailout Bank Century itu. Sebab, Zainal Abidin pernah mengirimkan surat tertanggal 30 Oktober 2008 kepada mantan Gubernur BI yakni Boediono dan Siti Chodiyah Fadjrijah selaku anggota Dewan Gubernur BI Bidang Pengawasan Bank Umum yang isinya secara tegas menyebutkan Bank Century tidak memenuhi syarat untuk memperoleh Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP).
Di dalam surat tersebut, juga terdapat tulisan tangan sebagai bentuk pesar dari Gubernur BI kala itu, sehari setelahnya, agar masalah Bank Century dibantu, sehingga tidak ada bank yang gagal.
(lns)