Karena takut kalah, Akbar surati Ical
Senin, 17 Desember 2012 - 18:00 WIB
Karena takut kalah, Akbar surati Ical
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar Akbar Tandjung memberikan surat kepada DPP Partai Golkar mengenai elektabilitas Aburizal Bakrie (Ical) yang dibatasi hingga Juli 2013 harus naik jika ingin dicapreskan dari Golkar. Jika tidak kunjung naik bisa saja pencapresan Ical di Evaluasi.
Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari mengatakan, pihaknya akan segera membahas surat dari Dewan Pertimbangan Partai Golkar. Pasalnya, hal itu bisa dijadikan bahan masukan.
"Kemungkinan besar Golkar akan mengadakan rapat untuk membahas surat dari wantim. Mana-mana yang harus ditindaklanjuti, dan mana-mana yang diposisikan sebagai masukan," ujar Hajriyanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/12/2012).
Dua kali pemilu terakhir Partai Golkar mengalami kekalahan, bahkan ketika Golkar menang dalam Pemilu 2004, tapi di pilpres kalah. Atas dasar itu, sambung Hajriyanto Dewan pertimbangan tidak ingin pada Pilpres 2014 nanti kalah lagi.
"Itu menimbulkan trauma di wantim. Maka wantim menginginkan di pemilu Presiden 2014 Golkar menang. Maka dengan berkaca pada hasil survei maka kemudian meminta evaluasi," katanya.
Untuk menaikkan elektabilitas Ical, imbuh Hajriyanto, DPP tetap melakukan evaluasi untuk mencari strategi selanjutnya guna menaikkan elektabilitasnya.
"Memang mempertanyakan elektabilitas, tapi dalam konteks mencari tak-tik dan strategi apa lagi," pungkasnya.
Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari mengatakan, pihaknya akan segera membahas surat dari Dewan Pertimbangan Partai Golkar. Pasalnya, hal itu bisa dijadikan bahan masukan.
"Kemungkinan besar Golkar akan mengadakan rapat untuk membahas surat dari wantim. Mana-mana yang harus ditindaklanjuti, dan mana-mana yang diposisikan sebagai masukan," ujar Hajriyanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/12/2012).
Dua kali pemilu terakhir Partai Golkar mengalami kekalahan, bahkan ketika Golkar menang dalam Pemilu 2004, tapi di pilpres kalah. Atas dasar itu, sambung Hajriyanto Dewan pertimbangan tidak ingin pada Pilpres 2014 nanti kalah lagi.
"Itu menimbulkan trauma di wantim. Maka wantim menginginkan di pemilu Presiden 2014 Golkar menang. Maka dengan berkaca pada hasil survei maka kemudian meminta evaluasi," katanya.
Untuk menaikkan elektabilitas Ical, imbuh Hajriyanto, DPP tetap melakukan evaluasi untuk mencari strategi selanjutnya guna menaikkan elektabilitasnya.
"Memang mempertanyakan elektabilitas, tapi dalam konteks mencari tak-tik dan strategi apa lagi," pungkasnya.
(mhd)