Ruhut: Jangan gadang Ramadhan Pohan jadi Menpora
Senin, 10 Desember 2012 - 16:28 WIB
Ruhut: Jangan gadang Ramadhan Pohan jadi Menpora
A
A
A
Sindonews.com - Dua nama kader Partai Demokrat Demokrat Ramadhan Pohan dan Chatibul Umam disebut-sebut pantas dipilih untuk menjadi sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Andi Mallarangeng.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul memohon agar dua nama tersebut tak digadang-gadang untuk menggantikan Andi.
"Aku mohon, kasihan Pak Ramadhan dan Pak Chatibul. Jangan-jangan masuk nominasi, tapi ingat ungkapan Jawa, ojo kesusu (jangan terburu-buru). Jangan-jangan mereka sebenarnya pantas, karena disebut-sebut malah tidak jadi," ujar Ruhut di Istana Negara Jakarta, Senin (10/12/2012).
Kata Ruhut, pihaknya menyerahkan seluruhnya kepada SBY untuk menentukan siapa pengganti pria berkumis itu.
"Kami bersyukur kepada Tuhan. Partai kami beda dengan partai lain. Penggagas, pendiri partai adalah Ketua Dewan Pembina, Ketua Dewan Kehormatan, dan Majelis Tinggi. Dia juga Presiden Republik Indonesia. Maka, tidak elok kami mengajukan. Kami semua anak-anaknya. Dia tahu. Biar dia yang pilih," kata Ruhut.
Ruhut juga tak mempermasalahkan berasal dari mana pengganti Andi nantinya. "Tidak masalah. Mau dari profesional, mau dari fraksi lain. Tidak masalah karena kami, tugas kami sekarang ini adalah apa pun keputusan Pak SBY, kami amankan," tututnya.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul memohon agar dua nama tersebut tak digadang-gadang untuk menggantikan Andi.
"Aku mohon, kasihan Pak Ramadhan dan Pak Chatibul. Jangan-jangan masuk nominasi, tapi ingat ungkapan Jawa, ojo kesusu (jangan terburu-buru). Jangan-jangan mereka sebenarnya pantas, karena disebut-sebut malah tidak jadi," ujar Ruhut di Istana Negara Jakarta, Senin (10/12/2012).
Kata Ruhut, pihaknya menyerahkan seluruhnya kepada SBY untuk menentukan siapa pengganti pria berkumis itu.
"Kami bersyukur kepada Tuhan. Partai kami beda dengan partai lain. Penggagas, pendiri partai adalah Ketua Dewan Pembina, Ketua Dewan Kehormatan, dan Majelis Tinggi. Dia juga Presiden Republik Indonesia. Maka, tidak elok kami mengajukan. Kami semua anak-anaknya. Dia tahu. Biar dia yang pilih," kata Ruhut.
Ruhut juga tak mempermasalahkan berasal dari mana pengganti Andi nantinya. "Tidak masalah. Mau dari profesional, mau dari fraksi lain. Tidak masalah karena kami, tugas kami sekarang ini adalah apa pun keputusan Pak SBY, kami amankan," tututnya.
(lns)